Home / Kobar

Rabu, 18 Desember 2019 - 21:41 WIB

Takut Lapak Diambil, Pedagang Buah Nekat Pasang Papan Plang Dilarang Berjualan

Pedagang buah durian saat berjualan di tepi jalan Kota Pangkalan Bun Rabu (18/12/2019).

Pedagang buah durian saat berjualan di tepi jalan Kota Pangkalan Bun Rabu (18/12/2019).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Persaingan antar pedagang buah mulai terjadi selama musim buah durian ramai membanjiri Kota Pangkalan Bun. Saking takut diambil lapak berjualan, sejumlah pedagang buah nekat memasang papan plang bertuliskan di larang berjualan di daerah setempat.

Pemasangan papan plang ini menyita perhatian petugas Satpol PP Kobar. Pasalnya, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya pemasangan papan plang larangan tersebut.

Baca Juga :  Hadapi Pilkada, Polres Kobar Gelar Latihan Dalmas

“Saya sempat melihat sendiri ada pamasangan papan plang larangan tersebut. Kami juga tidak pernah memerintahkan anggota memasang plang larangan, justru yang kami tertibkan para pedagangnya agar bisa steril dan boleh berjualan di atas jam 15.00 WIB,”ungkap Majerum kepada Kalteng Ekspres.com Rabu (18/12/2019).

Baca Juga :  Bangkrut, PT Korindo PHK Massal Ribuan Karyawan

Menanggapi, pedagang yang memasang plang sendiri bertuliskan dilarang jualan. Majerum menjelaskan itu hanya akal-akalan pedagang sendiri, yang takut lapaknya digunakan pedagang lain.

“Saya sudah perintahkan anggota untuk memberikan peringatan, agar para pedagang buah, terutama durian ini bisa tertib dan menjalankan kesepakatannya, apabila dilanggar maka kita tindak tegas,” ujarnya. (yus)

Share :

Baca Juga

Kobar

Ziarah Makam Tokoh BPK, Wakil BPK RI Kunjungi Kobar

Kobar

Kodim 1014 Pangkalan Bun Gelar Apel Penanggulang Bencana Alam

Kobar

Curi Ponsel, Warga Kelurahan Baru Dibekuk Polisi

Kobar

Tim Gabungan Bubarkan Warga yang Nongkrong di Kafe Halte

Kobar

Direktur RSSI Pangkalan Bun Positif Terpapar Covid-19

Kobar

Meresahkan Masyarakat, Satlantas Bidik Pelaku Balapan Liar

Kobar

TRAGIS!! Sopir Truk Tewas Dalam Keadaan Menyetir

Kobar

Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 RSSI Pangkalan Bun Menjadi 4 Orang
error: Content is protected !!