Home / Kobar

Kamis, 7 November 2019 - 17:05 WIB

Tragis, Sudah Dua Nelayan Mendawai Ditemukan Mengenaskan, Ini Identitasnya

Petugas TNI ALdan warga saat mengevakuasi jasad korban Rabu (6/11/2019).

Petugas TNI ALdan warga saat mengevakuasi jasad korban Rabu (6/11/2019).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Identitas mayat yang ditemukan mengapung dalam kondisi tanpa kepala dan tangan di perairan Tanjung Puting Desa Sungai Cabang Kecamatan Kumai Mayat akhirnya terungkap. Itu setelah dilakukannya otopsi dan visum oleh tim dokter Forensik RSUD Imanuddin Pangkalan Bun, Kamis (7/11/2019).

Mayat tersebut akhirnya diketahui bernama Irwansayah alias Dondoi (35) warga Kelurahan Mendawai Kecamatan Arut Selatan, yang dinyatakan hilang bersama dua nelayan lainya bulan lalu. Ditemukannya jasad Dondoi ini maka hanya menyisakan satu nelayan lagi yang belum ditemukan.

Danpos TNI AL Kumai Letda Laut (P) MS Rio Kusuma melalui anggotanya Rudi Sugara mengatakan, bahwa mayat yang ditemukan dengan posisi terlentang hanya menggunakan celana pendek dalam kondisi sudah tak utuh lagi.

Baca Juga :  Muspiran dan Suyono Dilantik Jadi Anggota DPRD Kobar

“Posisi mayat terlentang, tanpa kepala, tanpa tangan dan bagian dada juga sudah bolong. Hanya bagian perut hingga kaki yang masih utuh,” kata Rudi Sugara.

Dari keterangan pihak keluarga yang berasal dari Kelurahan Mendawai lanjut dia, mengakui bahwa mayat tersebut adalah Irwansayah alias Dondoi yang selama ini hilang.

“Pihak keluarga memastikan bahwa korban tersebut bernama Irwansyah karena terdapat bekas luka di paha korban. Korban hilang bersama dua rekannya saat melaut pada 2 Oktober lalu,”ungkapnya.

Setelah tiba di Pos TNI AL Kumai Rabu sekitar pukul 20.30 WIB, mayat tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun untuk dilakukan otopsi.

Baca Juga :  Pembeli Sepeda Motor Hasil Penggelapan Diciduk Polisi

Dokter Forensik RSSI Pangkalan Bun dr Erianto mengatakan, mayat yang ditemukan tersebut kondisinya sudah membusuk dan menimbulkan bau menyengat. Untuk tubuh mayat tersebut juga sudah tidak utuh lagi.

“Rabu malam langsung kita otopsi. Tubuh korban tidak bisa dikenali karena membusuk. Namun hasil visum mayat telah teridentifikasi,” kata Erianto kepada awak media Kamis (7/11/2019).

Sebelumnya, warga juga dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat yang terdampar di Pantai Kendawangan Kalbar. Setelah dievakuasi, kemudian dilakukan pemeriksaan otopsi di RSUD Imanuddin, mayat tersebut diketahui identitas seorang nelayan Mendawai yang hilang bernama Subanrio (40). Ditemukannya dua korban ini, maka hanya menyisakan satu lagi nelayan yang hilang belum ditemukan. (yus)

Share :

Baca Juga

Kobar

Wabup Sebut Ruas Jalan Konsorsium Perlu Pemeliharaan

Kobar

Lima Hari Menghilang, Rusli Belum Ditemukan, Pencarian Kerahkan Satu Unit Helikopter

Kobar

Tahap Awal Vaksin Covid-19 Disuntikan ke 10 Orang

Kobar

Sakit Hati, Pria Ini Bacok Warga Hingga Luka Sobek

Kobar

Desa Pangkalan Satu Juara Lomba Desa Pantang Mundur Polda Kalteng

Kobar

Tekan Pelanggaran Lalin, Satlantas Kobar Blusukan Bagi Brosur Berisi Imbauan

Kobar

Bea Cukai Pangkalan Bun Musnahkan 309 Ribu Batang Rokok Illegal

Kobar

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Kepsek SMA 1 Pangkalan Bun Mengundurkan Diri