Home / Metro Palangka Raya

Selasa, 26 November 2019 - 19:55 WIB

Ngamuk Bawa Sajam, Penderita Gangguan Jiwa Diamankan Polisi

Anggota Polsek Pahandut saat mengamankan penderita gangguan jiwa Selasa (26/11/2019).

Anggota Polsek Pahandut saat mengamankan penderita gangguan jiwa Selasa (26/11/2019).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Anggota Polisi Sektor (Polsek) Pahandut bersama warga mengamankan seorang pria yang menderita gangguan jiwa. Pria bernama Sumitro tersebut diamankan karena membawa senjata tajam (sajam), Selasa (26/11/2019) siang.

Diamankannya penderita gangguan jiwa ini berawal dari laporan masyarakat yang menyebut bahwa ada orang gila membawa sajam dan besi di pinggir jalan mengamuk dan menghambur dagangan warga setempat. Akibat ulah warga Jalan Paus lll Nomor 07 Kota Palangka Raya, warga menjadi resah.

Setelah mendapatkan laporan tersebut Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Tunggal Aiptu Ali Muji bersama anggota Sabhara dengan cepat mendatangi tempat kejadian dan melakukan penangkapan serta mengamankan orang gila tersebut.

Baca Juga :  Gerebek Kampung Narkoba, Polisi Tangkap 6 Orang Pengedar dan Bakar Pos Pantau

Kapolsek Pahandut AKP Edia Sutaata mengatakan, tindakan yang di ambil anggota Bhabinkamtibmas ini merupakan bentuk pelayanan Polri yang langsung bisa di rasakan oleh masyarakat untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Setelah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian dengan dibantu warga selanjutnya menyerahkan yang bersangkutan kepada pihak keluarganya dengan maksud agar selalu menjaga supaya tidak keluar dari rumah dan mengamuk karena meresahkan.

Baca Juga :  Hasil Mencuri Motor untuk Bayar PSK dan Pesta Miras

“Alhamdulillah berkat Quick Respon, anggota berhasil mengevakuasi orang gila yang meresahkan masyarakat, dan semoga dengan keberhasilan Polisi memberikan kenyamanan dan keamanan serta ketentraman masyarakat, semoga Polisi semakin dicintai dan selalu di hati masyarakat,” pungkas Edia.

Sementara itu dari informasi pria ini sebelumnya pernah menjalani perawatan di RS Jiwa Kalawa Atei namun karena ada masalah ekonomi pihak keluarganya membiarkan sehingga tidak bisa melanjutkan lagi dan akibatnya jika penyakitnya kambuh langsung mengamuk. (am)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

Polda Kalteng Geledah Sejumlah THM

Metro Palangka Raya

Puluhan Gadis Prostitusi Online Berasal dari Banjarmasin 

DPRD Kota

Pelatihan Keterampilan Dinilai Dapat Mencegah Masyarakat Terlibat Narkotika

DPRD Kota

Ujaran Kebencian !! Masyarakat Diminta Bersabar

Metro Palangka Raya

Terciduk Bercumbu di Mobil, Pasangan Gay Diangkut Polisi

Metro Palangka Raya

Biadab..Bayi Baru Lahir Dibuang di Semak

Metro Palangka Raya

UPR dan LIPI Gelar FGD Botanical Garden Campus

Metro Palangka Raya

Ini Motif Dua Pengamen Membakar Gedung Olahraga UPR 
error: Content is protected !!