Home / Kotim

Selasa, 5 November 2019 - 19:49 WIB

Lima Bulan Buron, Perampok Jalan Poros Tualan Dibekuk Polisi

Pelaku saat diamankan bersama barang bukti di Mapolres Kotim Selasa (5/11/2019).

Pelaku saat diamankan bersama barang bukti di Mapolres Kotim Selasa (5/11/2019).

SAMPIT, KaltengEkspres.comNasib apes dialami warga Desa Luwuk Sampun Kecamatan Tualan Hulu, Haliyanur (40). Pria ini menjadi korban perampokan oleh dua orang pelaku bernama Bakir Purnomo (24) dan satu orang temannya yang belum diketahui identitasnya.

Aksi perampokan tersebut terjadi di Jalan Poros Estate 8, Desa Mekar Sari, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (1/5/2019) lalu.  Kedua pelaku ini melakukan aksinya dengan membawa senapan angin dan pisau.

Dari kejadian ini polisi melakukan penyelidikan selama lima bulan dan akhirnya berhasil meringkus satu orang pelaku bernama Bakir Purnomo. Sementrara temannya masih menjadi buronan polisi.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kasat Reskrim AKP Ahmad Budi Martono mengatakan, peristiwa perampokan ini berawal saat korban mengendarai sepeda motor melintasi ruas jalan di lokasi kejadian, dan melihat dua orang laki-laki yang meminta bantuan, karena terjatuh dari sepeda motor.

Saat itu korbanpun langsung menolong dan memberikan bahan  bakar minyak (BBM) bensi kepada dua orang laki-laki tersebut. Namun kemudian pada saat korban turun dari sepeda motor salah satu pelaku bernama Bakir langsung menodongkan senapan angin dibagian kepala korban dengan berkata “serahkan harta yang dibawa”.

“Karena ketakutan korban pun menyerahkan barang berharga miliknya yang berada didalam tas berupa 1 buah hanphone Nokia 031 warna hitam dan dompet warna coklat berisi ATM BRI, Sim A dan C An. Korban STNK dan uang tunai Rp. 72 ribu,”ungkap Kasatreskrim.

Usai mengambil harta korban, lanjut dia, salah seorang pelaku mengambil pisau milik korban yang sebelumnya diletakan di jok motor kemudian ditusukan ke korban namun ditangkis oleh korban dan korban langsung melarikan diri.

“Atas kejadian ini korban mengalami kerugian Rp 1,5 juta.Kemudian peristiwa dilaporkan kepada anggota. Selama kurang lebih 5 bulan tepatnya Sabtu (2/11/2019) satu orang pelaku berhasil dibekuk. Sedangkan pelaku lainnya, masih jadi buronan,”ujarnya.

Akibat perbuatannya ini, pelaku dijerat pasal 365 ayat 2 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (ahm)

Share :

Baca Juga

Kotim

Ajari Buat Salad Buah, Ibu Persit Ingin Warga Konsumsi Makanan yang Sehat 

Kotim

Hantam Truk, Mobil Brio Ringsek Berat

Kotim

Edar 7 Paket Sabu, Warga Telaga Baru Diringkus Polisi

Kotim

Cabuli Istri Orang, Seorang Pemuda Diringkus Polisi

Kotim

Pengerjaan Tiga Jembatan TMMD Berjalan Lancar

Kotim

LKJ Kodim 1015 Sampit Gandeng PWI Kotim

Kotim

Lakpesdam NU Siap Bangun Sekolah Perempuan di Tanah Mas

Kotim

Tersengat Setrum Ikan, Buruh Sawit Tewas di Parit