Home / Barito

Kamis, 7 November 2019 - 17:27 WIB

Komisi I DPRD Barsel Telisik Dugaan Pencemaran Lingkungan

FOTO :  Komisi I DPRD Barsel dan tim teknis DLH Barsel, saat lakukan sidak beberapa desa di Kecamatan GBA terkait dugaan pelanggaran pencemaran lingkungan oleh perusahaan, Rabu (6/11/2019).

FOTO : Komisi I DPRD Barsel dan tim teknis DLH Barsel, saat lakukan sidak beberapa desa di Kecamatan GBA terkait dugaan pelanggaran pencemaran lingkungan oleh perusahaan, Rabu (6/11/2019).

BUNTOK, KaltengEkspres.com –Menyikapi banyaknya aduan dan keluhan masyarakat di beberapa desa, di Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA) terkait masalah pencemaran lingkungan hidup, Komisi I DPRD Barito Selatan (Barsel) melakukan monitoring dengan turun lapangan melakukan investigasi, Rabu (6/11/2019).

Ketua Komisi I DPRD, H. Raden Sudarto, SH, bahwa dirinya bersama rombongan anggota Komisi I dan tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barsel, sengaja turun kelapangan di tiga desa, yakni Desa Wayun, Palurejo dan Muara Singan, untuk melakukan investigasi terkait keluhan warga atas adanya dugaan pelanggaran pencemaran lingkungan oleh sebuah perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah tersebut.

“Kita turun kelapangan di tiga desa yakni, Desa Muara Singan, Palu Rejo dan Wayun, untuk monitoring dan menanggapi keluhan masyarakat, terkait Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (amdal),” kata Raden Sudarto kepada Kalteng Ekspres.com Kamis (7/11/2019).

Baca Juga :  DSPMD Barsel Pastikan 62 Orang Definitif Menjabat Kades

Ia mengutarakan bahwa tujuan pihaknya mendatangi kecamatan GB Awai, selain dalam rangka melakukan investigasi atas adanya dugaan pelanggaran pencemaran lingkungan hidup, rombongan yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I sekaligus Koordinator Komisi I DPRD Barsel, H. Moch Yusuf, juga sekaligus memantau pekerjaan beberapa proyek, yang ada di beberapa desa di Kecamatan Gb Awai.

“Dengan kita datang ke desa, berguna untuk mengetahui apa saja yang dikelukan masyarakat, seperti di Desa Muara Singan kita mendapatkan keluhan tentang Sungai Ayuh, yang sekarang ini airnya tidak layak untuk dikonsumsi ataupun digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Baca Juga :  Rayakan HUT Ke -48, PDIP Barsel Bagi Tumpeng dan Penanaman Pohon

Masih dikatakan pria yang akrab disapa Haji Alex ini, untuk Desa Palurejo, masyarakat mengeluh tentang perusahaan MUTU yang tidak memperhatikan Amdalnya, seperti pencemaran udara, air dan lainnya.

“Dengan adanya keluhan masyarakat dan ditambah hasil yang kita dapat saat turun langsung ke lapangan, maka kita dalam waktu dekat ini akan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan memanggil pihak perusahaan, untuk mendapatkan solusi dan penanganan terkait keluhan itu,” pungkasnya. (rif).

Share :

Baca Juga

Barito

Komplotan Pencuri Sarang Walet Karau Kuala Dibekuk Polisi

Barito

Pengedar Sabu Berpistol Dibekuk Polisi

Barito

Kurir Sabu Disergap Polisi Saat Mengantar Paket

Barito

Bandar Sabu Ampah Diringkus Polisi

Barito

Jalin Kebersamaan, Anggota Satgas TMMD Bermain Volly Bersama Warga

Barito

Dua Pelaku Pencurian Jual Sepeda Motor di Murung Raya

Barito

Naas…Pengendara Motor KLX Tewas Dilindas Truk Logging

Barito

Jaga Imun Tubuh, Anggota Satgas TMMD Sempatkan Untuk Berolahraga
error: Content is protected !!