Home / Pemprov Kalteng

Jumat, 15 November 2019 - 15:12 WIB

Kalteng Terima DIPA Tahun 2020 Sebesar Rp 17,790 Triliun

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat menerima DIPA dan TKDD dari Presiden Jokowi didampingi Wapres Ma'ruf Amin di Istana Negara, Kamis (14/11/2019).

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat menerima DIPA dan TKDD dari Presiden Jokowi didampingi Wapres Ma'ruf Amin di Istana Negara, Kamis (14/11/2019).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.comGubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2020 dari Presiden Joko Widodo didamping Wakil Presiden Kyai Ma’ruf Amin di Istana Negara, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Total DIPA yang diterima Kalteng ini yakni Dana Bagi Hasil Pajak (DBHP) sebesar Rp. 515.889.230.000, DBHSDA sebesar Rp. 988.090.041.000, DAU sebesar Rp. 10.598.560.602.000, DAKF sebesar Rp. 1.949.884.078.000, DAKN sebesar Rp. 1.871.589.556.000, DID sebesar Rp. 463.174.583.000, Dana Desa sebesar Rp. 1.403.071.877.000, dengan total keseluruhan Rp. 17.790.259.967.000.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, untuk pendanaan pembangunan dan penyelenggaran Pemerintahan tahun 2020, Belanja Negara direncanakan mencapai Rp2.540,4 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp909,6 triliun akan dialokasikan kepada 87 Kementerian/Lembaga dan anggaran sebesar Rp856,9 triliun akan dialokasikan untuk TKDD, diharapkan dapat digunakan dengan efektif dan akuntabel untuk peningkatan pembangunan serta pemerataan pembangunan di seluruh pelosok nusantara.

“Saya ingin melihat ada perubahan cara bergerak kita, mindset kita, pola-pola lama yang harus kita tinggalkan. Mulai secepat-cepatnya belanja terutama belanja modal dari Dipa-Dipa yang sudah diserahkan. Ketidakpastian ekonomi global perlambatan pertumbuhan ekonomi global ini menghantui hampir semua negara, sehingga kita harapkan fiskal kita, belanja APBN kita ini bisa men-trigger pertumbuhan ekonomi seawal mungkin. Oleh sebab itu segera ini dilakukan lelang, pelaksanaan Januari sudah dilaksanakan, jangan nunggu-nunggu, ini perintah,” ungkap Presiden.

Sementara itu Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyambut baik atas penyerahan DPA dan TKDD bagi Provinsi Kalteng. Ia berharap, dengan telah diterimanya DIPA dan TKDD Kalteng ini memotivasi bagi Provinsi Kalteng untuk terus membangun daerah menjadi lebih maju.

Baca Juga :  Intensifkan DBH, Pemprov Kalteng Gelar Rekonsiliasi

“Harapan kita ke depan, kita lebih semangat lagi dalam membangun daerah dan menggali sektor PAD yang bisa berkontribusi bagi pemasukan daerah,”ujar Sugian.

Sementara itu dalam DIPA tersebut, terinci Provinsi Kalteng mendapatkan Dana Bagi Hasil Pajak (DBHP) sebesar Rp. 127.650.399.000, Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam (DBHSDA) sebesar Rp. 363.221.236.000, Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp. 1.614.203.045.000, Dana Alokasi Khusus Fisik (DAKF) sebesar Rp. 388.047.553.000, Dana Alokasi Khusus Nonfisik (DAKN) sebesar Rp. 784.992.979.000, serta Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp. 56.961.134.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 3.335.076.346.000.

Kabupaten Barito Selatan mendapatkan DBHP sebesar Rp. 13.165.426.000, DBHSDA sebesar Rp. 37.416.699.000, DAU sebesar Rp. 598.743.369.000, DAKF sebesar Rp. 85.517.564.000, DAKN sebesar Rp. 66.805.274.000, DID sebesar Rp. 47.361.291.000, Dana Desa sebesar Rp. 86.161.914.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 935.171.537.000.

Kabupaten Barito Utara mendapatkan DBHP sebesar Rp. 40.722.444.000, DBHSDA sebesar Rp. 95.323.864.000, DAU sebesar Rp. 581.761.601.000, DAKF sebesar Rp. 88.148.225.000, DAKN sebesar Rp. 81.267.613.000, DID sebesar Rp. 37.010.943.000, Dana Desa sebesar Rp. 93.749.665.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 1.017.984.345.000.

Kabupaten Kapuas mendapatkan DBHP sebesar Rp. 37.820.602.000, DBHSDA sebesar Rp. 100.191.558.000, DAU sebesar Rp. 899.668.831.000, DAKF sebesar Rp. 204.072.879.000, DAKN sebesar Rp. 156.717.672.000, DID sebesar Rp. 27.398.140.000, Dana Desa sebesar Rp. 190.262.456.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 1.616.132.138.000.

Kabupaten Kotawaringin Barat mendapatkan DBHP sebesar Rp. 43.967.606.000, DBHSDA sebesar Rp. 26.445.417.000, DAU sebesar Rp. 684.692.066.000, DAKF sebesar Rp. 225.206.669.000, DAKN sebesar Rp. 83.750.561.000, DID sebesar Rp. 48.417.151.000, Dana Desa sebesar Rp. 82.463.536.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 1.194.943.006.000.

Kabupaten Kotawaringin Timur mendapatkan DBHP sebesar Rp. 64.032.520.000, DBHSDA sebesar Rp. 30.203.657.000, DAU sebesar Rp. 864.469.698.000, DAKF sebesar Rp. 115.406.251.000, DAKN sebesar Rp. 117.839.365.000, DID sebesar Rp. 14.446.344.000, Dana Desa sebesar Rp. 159.814.961.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 1.366.212.796.000.

Kota Palangka Raya mendapatkan DBHP sebesar Rp. 21.499.236.000, DBHSDA sebesar Rp. 23.918.188.000, DAU sebesar Rp. 680.283.100.000, DAKF sebesar Rp.85.283.368.000, DAKN sebesar Rp. 94.891.769.000, DID sebesar Rp. 44.834.264.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 950.709.925.000.

Baca Juga :  Gubernur Sampaikan Paparan Kesiapan Kalteng Jadi Ibu Kota RI

Kabupaten Katingan mendapatkan DBHP sebesar Rp. 23.047.345.000, DBHSDA sebesar Rp. 42.450.406.000, DAU sebesar Rp. 717.270.848.000, DAKF sebesar Rp. 90.436.169.000, DAKN sebesar Rp. 87.189.294.000, DID sebesar Rp. 11.555.571.000, Dana Desa sebesar Rp. 149.105.281.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 1.121.054.914.000.

Kabupaten Seruyan mendapatkan DBHP sebesar Rp. 34.230.209.000, DBHSDA sebesar Rp. 36.152.834.000, DAU sebesar Rp. 643.070.738.000, DAKF sebesar Rp. 162.425.239.000, DAKN sebesar Rp. 44.673.908.000, Dana Desa sebesar Rp. 106.984.261.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 1.027.537.189.000.

Kabupaten Sukamara mendapatkan DBHP sebesar Rp. 12.423.073.000, DBHSDA sebesar Rp. 24.161.837.000, DAU sebesar Rp. 440.082.093.000, DAKF sebesar Rp. 69.341.607.000, DAKN sebesar Rp. 22.467.467.000, DID sebesar Rp. 30.467.134.000, Dana Desa sebesar Rp. 37.763.559.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 636.696.770.000.

Kabupaten Lamandau mendapatkan DBHP sebesar Rp. 19.224.746.000, DBHSDA sebesar Rp. 32.549.721.000, DAU sebesar Rp. 481.707.328.000, DAKF sebesar Rp. 79.436.807.000, DAKN sebesar Rp. 38.865.769.000, DID sebesar Rp. 43.731.943.000, Dana Desa sebesar Rp. 79.799.166.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 775.315.480.000.

Kabupaten Gunung Mas mendapatkan DBHP sebesar Rp. 19.410.907.000, DBHSDA sebesar Rp. 33.231.289.000, DAU sebesar Rp. 589.543.650.000, DAKF sebesar Rp.123.021.885.000, DAKN sebesar Rp. 72.958.597.000, DID sebesar Rp. 27.197.072.000, Dana Desa sebesar Rp. 105.253.538.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 970.616.938.000.

Kabupaten Pulang Pisau mendapatkan DBHP sebesar Rp. 12.175.358.000, DBHSDA sebesar Rp. 24.207.425.000, DAU sebesar Rp. 594.782.639.000, DAKF sebesar Rp. 72.496.041.000, DAKN sebesar Rp. 71.762.183.000, DID sebesar Rp. 30.152.196.000, Dana Desa sebesar Rp. 94.942.349.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 900.518.191.000.

Kabupaten Murung Raya mendapatkan DBHP sebesar Rp. 28.230.877.000, DBHSDA sebesar Rp. 74.015.831.000, DAU sebesar Rp. 703.833.071.000, DAKF sebesar Rp. 84.232.350.000, DAKN sebesar Rp. 81.501.267.000, DID sebesar Rp. 20.913.163.000, Dana Desa sebesar Rp. 129.464.072.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 1.122.190.631.000.

Kabupaten Barito Timur mendapatkan DBHP sebesar Rp. 18.288.482.000, DBHSDA sebesar Rp. 44.600.079.000, DAU sebesar Rp. 504.488.525.000, DAKF sebesar Rp. 76.811.471.000, DAKN sebesar Rp. 65.905.838.000, DID sebesar Rp. 22.738.237.000, Dana Desa sebesar Rp. 87.307.129.000, dengan total jumlah sebesar Rp. 820.099.761.000. (as/hm)

 

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalteng

Gubernur Kalteng Dorong Percepatan Realisasi Pembangunan

Pemprov Kalteng

Kunjungi Sukamara, Gubernur Silaturahmi dengan Warga

Pemprov Kalteng

Realisasi PAD Provinsi Kalteng Semester 1 Capai 50 Persen Lebih

Olah Raga

KONI Kalteng Hadiri Rapat Virtual Bahas Kesiapan Peliputan PON Papua 2021

Opini

Program Food Estate di Kalteng Miliki Nilai Ekonomi Sangat Menjanjikan

Pemprov Kalteng

Dalam Waktu Dekat, Kalteng Akan Terima 5.000 Reagen Primer

Pemprov Kalteng

Wagub Kalteng Tegaskan Panen di Pandih Batu Pulpis Berhasil

Pemprov Kalteng

Peninggalan Bersejarah Harus Dilestarikan
error: Content is protected !!