Home / Kobar

Sabtu, 12 Oktober 2019 - 14:58 WIB

Sudah Delapan Hari, Tiga Nelayan Mendawai Belum Ditemukan

Kakak korban Junaidi saat menceritakan kepada awak media.

Kakak korban Junaidi saat menceritakan kepada awak media.

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com –  Delapan hari hilangnya nelayan Kelurahan Mendawai yang tingal di Jalan Perwira Gang Kenanga RT 10 Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bernama Irwansyah alias Dondoy (35), Sunarto alias Nato (35) dan Subanrio alias Iban (40), belum juga ditemukan. Belum ditemukannya ketiga korban ini, membuat pihak keluarga sangat resah, terutama istri korban.

Kakak korban Junaidi mengatakan, awalnya sebelum berangkat ketiga korban ini mendapat telpon dari orang tidak dikenal (OTD), yang hanya diketahui melalui telpon seluler (ponsel). Saat itu OTD tersebut meminta mereka para korban ini berangkat karena ada ikan yang datang di laut.

“Saya sempat bertanya kepada adik saya itu, terus dijawab bahwa ada ikan datang tanpa pikir panjang ketiganya langsung berkoordinasi untuk bersiap berangkat. Saa saya tanya kembali siapa yang menelepon adik saja ini tidak menjawab tidak mengenal orang tersebut,”ungkapnya menceritakan kepada awak media, Sabtu (12/10/2019).

Baca Juga :  Diikuti Peserta Penuh Semangat, Bupati Apresiasi Event Fun Bike Kubu Beach

Saat itu lanjut dia, ketiganya berangkat menggunakan Kapal Motor (KM). Berkat Barokah dari Sungai Arut Kelurahan Mendawai, untuk mengepul ikan di laut pada titik koordinat 03°35’00” S 111°41’00”E atau di Laut Jawa sekitar perairan Tanjung Puting, dengan heading :180,40° dan berjarak 45 Nautical Mile dari muara Teluk Kumai.

“Terus terang kami sekeluarga sangat kehilangan dan terpukul, semoga adik saya dan kedua temannya ditemukan apapun kondisinya, berharap dalam keadaan selamat dirinya bersama keluarga juga memberikan dukungan penuh kepada para petugas yang mencarinya,” ujarnya.

Sementara itu petugas gabungan baik dari Bazarnas, TNI, Polri, KSOP, BPBD bersama kelurga korban dan relawan terus melakukan pencairan dengan menyisir kawasan yang diduga menjadi tempat persinggahan korban.  Tim bertolak menuju Koordinat 03°35’00” S 111°41’00”E.

Baca Juga :  Ratusan Personel Polres Kobar Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Selama Pelayaran menuju titik koordinat, tim selalu berkomunikasi dan menyampaikan Berita SAR Kepada Kapal – Kapal yang melintas Alur Kumai.

Anggota Pos SAR Pangkalan Bun, Kantor SAR Banjarmasin Indra Saputra, mengatakan, Komunikasi dengan TB Bintang Kharisma 3 dari Kendawangan Tujuan Sampit, bahwa pada Posisi koordinat  03°31’697” S 111°38’146”E salah satu anggota jaga melihat benda mencurigakan di lambung kanan belakang Sekitar 200 SD 300 Meter.

” Hanya tim tidak menemukan pasti apa itu bendanya, akhirnya terpaksa memutar sekitar radius 2 mile namun tidak mendapatkan hasil. Saat ini tim komunikasi dengan TB CAHAYADI 1 Lintasan Sampit – Batam,  memantau juga pada saat berlayar menuju Batam, kembali dengan menyisir sebelah barat Gosong Senggora menuju Tanjung Pandan,” paparnya. (yus)

Share :

Baca Juga

Kobar

Jalani Sidang Perdana, Empat ASN Didakwa Dua Pasal

Kobar

Dua Remaja Pelaku Penganiaya dan Pemerkosa Gadis ABG Diringkus Polisi

Kobar

Buaya Besar Senyulong di Lepasliarkan di Kawasan TNTP

Kobar

Satlantas Tindak Tegas Pengendara Knalpot Brong

Kobar

Rawan Kecelakaan, Perempatan Beringin Rindang Ditutup 

Kobar

Sikapi Tingginya Harga Gas Elfiji, Pemkab Rakor Dengan Pendistribusi

Kobar

Pangdam XII Tanjung Pura Tinjau Lokasi Karhutla di Wilayah Kobar

Kobar

Tim Gabungan Bubarkan Warga yang Nongkrong di Kafe Halte
error: Content is protected !!