Home / Metro Palangka Raya

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 12:42 WIB

Rektor UPR Pastikan Penerimaan Mahasiswa Baru Transparan

Rektur UPR Andrie Elia saat memberikan keterangan kepada awak media.

Rektur UPR Andrie Elia saat memberikan keterangan kepada awak media.

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia SE MSi memastikan penerimaan mahasiswa baru pada tahun 2019 secara transparan karena dilakukan secara online.

Hal itu diungkapkannya guna menyikapi pengaduan atas dugaan adanya mahasiswa titipan di UPR sebanyak puluhan orang pada penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Hukum.

“Saya menyatakan tidak ada mahasiswa titipan pada penerimaan mahasiswa baru di Universitas Palangka Raya tahun 2019,” tegas Andrie Elia kepada awak media, Kamis (17/10/2019). .

Ia menjelaskan, bahwa penerimaan mahasiswa baru UPR tahun 2019 melalui beberapa tahapan, yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Wilayah Barat.

Total kuota penerimaan mahasiswa baru melalui tiga jalur seleksi tersebut sebanyak 4.478 orang. Setelah pelaksanaan seluruh rangkaian seleksi dimana calon mahasiswa yang dinyatakan lulus dan mendaftar ulang sebanyak 2.947 mahasiswa.

Baca Juga :  Lima Komplotan Kurir Sabu Lintas Provinsi Diringkus BNNP Kalteng

“Melalui penerimaan tiga jalur seleksi tersebut¬† UPR belum memenuhi kuota penerimaan mahasiswa baru. Bahkan beberapa program studi minim jumlah mahasiswanya, hal ini akan menghambat proses perkuliahan,” kata pria yang juga sebagai Ketua Harian DAD Kalteng tersebut.

Untuk memenuhi kekurangan kuota mahasiswa baru UPR tambah dia, pada tanggal 5 Agustus 2019 diadakan rapat pimpinan antara Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dekan, Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas untuk menyepakati kembali penerimaan mahasisa baru untuk prodi yang minim peminat.

Penerimaan mahasiswa tersebut berdasarkan aturan serta kriteria yang telah ditentukan. Dimana dalam penerimaan baru UPR menggunakan hasil penilaian SMMPTN Wilayah Barat tahun 2019, sehingga hal ini memiliki konsekuensi dimana calon pendaftar adalah peserta yang memiliki seleksi SMMPTN dan dinyatakan tidak lulus atau sudah diterima diterima di PTN lain.

Baca Juga :  PT Gasindo Disatroni Maling, Komputer dan Kamera Raib Dibawa Kabur

“Dekan dan Wakil Dekan Bidang Akademik diminta untuk menyerahkan kuota daya tampung yang kurang yang diperlukan guna keperluan penerimaan calon mahasiswa baru paling lambat tiga hari dari pelaksanaan rapat pimpinan,” jelasnya.

Rektor UPR menyampaikan dalam rapat pimpinan tersebut agar Dekan dan Wakil Dekan Bidang Akademik untuk menyebarluaskan informasi penerimaan mahasiswa baru secara terbuka serta koordinator TIK UPR diminta menyiapkan seluruh keperluan pelaksanaan seleksi tambahan dan menghubungi panitia pusat SMMPTN Barat 2019 guna meminta hasil seleksi pendaftaran.

“Seluruh kegiatan penerimaan dikoordinasikan Wakil Rektor Bidang Akademik. Dalam mekanisme penerimaan tambahan, total mahasiswa yang diterima sebanyak 3.455 orang. Secara keseluruhan masih terdapat kekurangan daya tampung awal yang telah ditentukan,” tandasnya. (az/hm)

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

Dipicu Dendam, Penyebab Wayan Nekat Merampok dan Menganiaya

DPRD Kota

Kebersihan Lingkungan Menjadi Kunci Mencegah Banjir

Metro Palangka Raya

34 Perusahaan Swasta Buka Lowongan Kerja di Palangka Raya

Hukum Kriminal

Ditsamapta Polda Kalteng Bantu Padamkan Api Bersama Relawan

DPRD Kota

Dewan Sebut Banyak Warga Belum Tahu Layanan Gerai Dukcapil

DPRD Kota

Dewan Rancang Perda Pengurangan Plastik

Metro Palangka Raya

Operasi Bibir Sumbing Gratis Dibuka di Palangka Raya

Metro Palangka Raya

Pencuri Dua Unit Ponsel Dibekuk di Kotim
error: Content is protected !!