Home / Kobar

Kamis, 31 Oktober 2019 - 19:29 WIB

Menunggak Pajak Rp 5,038 Miliar, Swissbelinn Pangkalan Bun Dipermalukan Tim Yustisi

Tim Yustisi Kobar saat memasang spanduk di Hotel Swiss Belinn Pangkalan Bun Kamis (31/10/2019).

Tim Yustisi Kobar saat memasang spanduk di Hotel Swiss Belinn Pangkalan Bun Kamis (31/10/2019).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Tim Yustisi  Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan pemasangan stiker dan spanduk di Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun karena menunggak pajak Rp 5,038 Miliar. Pemasangan spanduk ini bentuk sanksi tegas dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar kepada pengusaha hotel yang tidak taat pajak.

Sekretaris Tim Yustisi Kabupaten Kobar Molta Dena mengatakan,  pamasangan spanduk ini karena sudah selama beberapa tahun terakhir Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun tidak membayar pajak. Sehingga dari seluruh pajak yang diakumulasikan ini jumlahnya cukup banyak.

Terkait tunggakan pajak tersebut, pihaknya juga sudah melakukan pembicaraan secara langsung agar wajib pajak bisa melakukan pelunasan tunggakan pajak. Namun tidak ada upaya pembayaran pajak dari wajib pajak dalam hal ini Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun.

Baca Juga :  Antisipasi Curanmor, Anggota Polres Kobar Intensifkan Patroli

Hingga pihaknya melakukan peringatan dan teguran secara tertulis kepada wajib pajak tersebut. Namun belum ada respon dari pihak Swiss Belinn Pangkalan Bun.

“Akhirnya seizin Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah selaku Ketua Tim Yustisi kita melakukan pemasangan stiker dan spanduk di Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun dengan dibantu dari tim yustisi baik Satpol PP, Bagian Hukum, dan kepolisian,” kata Molta Dena.

Pemasangan stiker dan spanduk ini lanjut dia,  setidaknya memberikan dampak psikologis dan sosial bagi pihak hotel. Sehingga nantinya pihak hotel juga bisa cepat melunasi tunggakan pajak. Disamping itu, masyarakat Kobar bisa ikut mengawasi mengenai tunggakan pajak. Karena selama ini Swiss Belinn Hotel bandel dalam urusan pembayaran pajak.

Baca Juga :  Warga Tangkap Buaya Besar Berukuran 4 Meter di Aruta

“Kita melakukan aksi seperti ini sebagai bentuk ketegasan tim Yustisi Kobar. Karena perhotelan di Pangkalan Bun yang lain juga taat membayar pajak. Sehingga ini untuk memberikan rasa adil, kepada meraka yang taat membayar pajak,” jelasnya.

Molta Dena menyebut, ada tiga pajak yang belum dibayar Swiss Bellinn yakni pajak hotel, pajak restoran dan pajak bumi bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB P2).

“Total tunggakan Swiss Belinn Hotel sampai 31 Oktober ini mencapai Rp 5,038 Miliar. Kami harap tunggakan pajak tersebut bisa cepat dilunasi,” harapnya.

Ia berharap pihak hotel bisa mencicil tunggakan pajak tersebut sampai akhir 2019 ini. Jika nanti tidak ada itikad baik tentu ada proses lebih lanjut. (yus)

Share :

Baca Juga

Kobar

Tak Taat Pajak Walet, Satpol PP Siapkan 30 Spanduk Peringatan Tegas

Kobar

Dewan Dukung Sanksi Tegas Bagi Tiga Honorer Dishub Terjerat Narkoba

Kobar

Diduga Korban Tabrak Lari, Warga Pasir Panjang Tewas Bersimbah Darah

Kobar

Pendaftar CPNS Kobar Tembus 1.000 Orang

Kobar

Selama 14 Hari, Satlantas Sasar Pelanggar Lalin

Kobar

Tragis, Dua Bocah Berusia 6 Tahun Tewas Tenggelam dalam Embung

Kobar

Gelapkan Karet, Buruh Borongan PTPN XII Dibekuk Polisi

DPRD Kobar

Dua Raperda Baru Disahkan Jadi Perda
error: Content is protected !!