Home / Pemprov Kalteng

Rabu, 2 Oktober 2019 - 18:39 WIB

Kalteng Alami Deflasi 0,07 Persen

Sekretaris TPID Pemrintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, Setian didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko pada acara Rilis TPID Provinsi Kalteng,  Rabu (2/10/2019).

Sekretaris TPID Pemrintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, Setian didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko pada acara Rilis TPID Provinsi Kalteng, Rabu (2/10/2019).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Pada September 2019, Kalimantan Tengah mengalami deflasi sebesar -0,07% (mtm), tidak sedalam bulan Agustus 2019 yang mengalami deflasi -0,29% (mtm). Kelompok Volatile Foods dan Administered Price menjadi kelompok penyumbang deflasi Kalimantan Tengah bulan September 2019.

“Dimana masing-masing mengalami deflasi sebesar -1,03% (mtm) dan -0,05% (mtm),” ungkap Sekretaris TPID Pemrintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, Setian didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko pada acara Rilis TPID Provinsi Kalteng,  Rabu (2/10/2019).

Dijelaskannya, inflasi pada periode mendatang diperkirakan terdapat beberapa hal yang dapat memengaruhi tekanan inflasi, antara lain :  Volatile Foods : Dampak bencana kabut asap dan potensi kenaikan harga daging ayam ras. Administered Prices : Harga rokok kretek dan harga minyak dunia dan Core : Kenaikan harga emas dunia.

Baca Juga :  TP-PKK Kalteng Dorong Kaum Perempuan Terapkan Protokol Kesehatan

Menurutnya, inflasi bulanan pada September 2019, Kalimantan Tengah mengalami deflasi sebesar -0,07% (mtm), tidak sedalam bulan Agustus 2019 yang mengalami deflasi sebesar -0,29% (mtm). Capaian ini sedikit lebih dalam dibandingkan capaian pada bulan September 2018 yang mengalami deflasi sebesar -0,02% (mtm).

Baca Juga :  Plt Gubernur Kalteng Tinjau Sektor Pertanian di Barut

Capaian inflasi Kalteng tidak sedalam capaian nasional yang mengalami deflasi sebesar -0,27% (mtm), tutur Setian. Deflasi September 2019, lanjutnya didorong oleh kelompok harga bergejolak (volatile food) dan harga yang diatur pemerintah (administered price).

“Inflasi tahunan provinsi Kalimantan Tengah pada September 2019 tercatat 2,27% (yoy), lebih rendah dibandingkan capaian inflasi tahunan Agustus 2019 sebesar 2,31% (yoy) dan September 2018 sebesar 3,72% (yoy). Capaian ini juga lebih rendah dibandingkan dengan Nasional pada September 2019 sebesar 3,39% (yoy),” tandasnya. (ed/adv)

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Bakal Buat Regulasi Pemanfaatan Kayu Bajakah

Pemprov Kalteng

SOPD Kalteng Diminta Terus Berusaha Gali Sumber PAD

Kobar

Gubernur Janjikan Beasiswa Kedokteran Bagi Siswa Berprestasi

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Kembali Raih Opini WTP

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Apresiasi Eksistensi TP-PKK Provinsi Kalteng

Pemprov Kalteng

Gubernur Ajak Masyarakat Perangi Rentenir Berkedok Koperasi

Pemprov Kalteng

Kalteng Terima DIPA Tahun 2020 Sebesar Rp 17,790 Triliun

Pemprov Kalteng

Yulistra Ivo Ajak Gerakan Pramuka Berkontribusi
error: Content is protected !!