Waduh! 21.413 Masyarakat Kobar Terpapar ISPA

Kabid P2P Dinkes Kobar Ahmat Sulkan

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sehingga menimbulkan kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mulai menganggu  kesehatan masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kobar, tercatat ada sebanyak 21.413 warga Kobar  telah terpapar penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).  Para penderita ini didominasi balita, dengan rincian, yakni Pneumonia balita 16 kasus, batuk balita 1.195 kasus, batuk dewasa 2.095 kasus, pneumonia dewasa  77 kasus.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Kobar Amat Sulkan menjelaskan, jumlah penderita  sebanyak 21.413 kasus ini terhitung sejak Januari-September 2019. Diperkirakan jumlah terus bertambah apabila kabut asap terus melanda Kobar.

“Data ini kami terima di 18 Puskesmas yang ada di Kabupaten Kobar. Meliputi Puskesmas Arsel 1.393, Mendawai 2.010, Madurejo 2.239, Natai Pelingko 1.936, Kumpai batu atas 502, Runtu 178, Kumai 518, Teluk Bogam 590, Sungai Rangit 2.054, Pangklan Lada 1.645, Pandu Sanjaya 108, Semanggang 875, Karang Mulya 878, Aruta 159, Sambi 159, Kotawaringin Lama 533, Riam Durian 878, I.B Jaya 245,”ungkapnya Sabtu (14/9/2019).

Menurutnya, angka penderita penyakit ISPA ini masuk katagori cukup besar. Karena untuk data di bulan Agustus saja jumlahnya cukup tinggi mencapai 3.383 kasus. Rinciannya,  Pneumonia balita 16, batuk balita  1.195, Batuk dewasa 2.095, pneumonia dewasa  77. Sedangkan untuk di bulan September sejak tangga 1 – 14 September 2019, jumlah penderita Ispa terdapat  1.130 orang.  (yus)