Tim Terpadu Berusaha Menimalisir Karhutla di Barsel

Tim terpadu berusaha memadamkan api di lokasi lahan yang terbakar Jumat (13/9/2019).

BUNTOK, KaltengEkspres.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di  Kabupaten Barito Selatan (Barsel) terus meluas akibat cuaca panas. Akibatnya, hingga saat ini ada sekitar 77 titik api yang terpantau di wilayah Barsel.

“Agar Karhutla di Barsel dapat diminimalisir maka telah disiagakan tim terpadu yang terdiri dari Kodim, Polres, BPBD, Manggala Agni, Damkar, Tagana serta Dinas Kehutanan,” ujar Komandan Posko dan Patroli Terpadu  Kapten Inf Dadang Supriyatna kepada Kalteng Ekspres.com, Jumat (13/9/2019).

Menurut Dadang, saat ini tim terpadu Barsel menyiapkan 20 personil untuk melaksanakan Sosialisasi dan Patroli  serta pemadaman bila ada hot spot.

“Sedangkan untuk wilayah Kecamatan, telah dibentuk posko, yang anggotanya terdiri pihak kecamatan, koramil, Polsek dan masyarakat perduli Api,” kata Dadang.

Untuk posko terpadu di Kabupaten sendiri tambahnya, untuk sementara karena keterbatasan perlengkapan dan personil, hanya  menjangkau daerah yang bisa dilewati oleh mobil, seperti daerah Kecamatan Dusun Selatan, GB Awai hingga Kecamatan Dusun Utara.

“Adapun kendala yang kita alami saat ini, mobil operasional BPBD hanya satu buah.sehingga seperti membawa pasukan terpaksa meminjam mobil dari Kodim dan Polsek saat turun lapangan,” ujarnya.

Selain armada, pihaknya juga kekurangan peralatan, seperi untuk mengangkut air yang lokasi kebakarannya jauh dari sungai atau tempat mengambil air.

“Kita berharap pemerintah daerah dapat mengalokasikan dana lebih untuk hal ini, karena setiap tahun terjadi kebakaran hutan dan lahan didaerah kita,” tandasnya. (rif)