Satpolair Imbau Warga Berhati-hati Saat Beraktivitas di Sungai Arut

Petugas Satpolair dan BKSDA saat memberikan imbauan kepada warga guna menyikapi kemunculan buaya di Sungai Arut Senin (30/9/2019).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.comKemunculan buaya besar di Sungai Arut yang menggegerkan warga Kelurahan Mendawai Seberang Minggu (29/9/2019), langsung disikapi oleh jajaran Satuan Polisi Air (Polair) Polres Kobar, dengan memberikan imbauan kepada warga yang tinggal sekitar kawasan Sungai Arut, agar berhati-hati dalam beraktivitas di sungai setempat.

Kapolres Kobar AKBP Arie Sandi ZS melalui Kasatpolair Iptu Hebert P. Simanjuntak, mengatakan, imbauan tersebut bertujuan agar masyarakat sekitaran sungai bisa berhati – hati dalam beraktivitas di tepi sungai.

“Jangan mandi di sungai, mengingat adanya munculan buaya itu merupakan pertanda warga harus waspada. Ini guna mencegah agar tak terjadinya sesuatu yang tak diinginkan terjadi,” ungkap Herbet, kepada awak media, Senin (30/9/2019).

Ia menjelaskan, sejauh ini guna melakukan antisipasi dari serangan buaya tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan BKSDA untuk memantau buaya yang masih ada di sungai setempat. Bahkan jika memungkinkan, pihaknya bersama BKSDA akan melakukan evakuasi terhadap buaya itu, agar dibawa ke tempat habitatnya.

“Kami berharap kepada masyarakat yang melihat buaya tersebut agar tindak mengambil tindakan-tindakan sendiri. Melainkan melaporkan kepada pihaknya atau petugas BKSDA sehingga bisa ditanggulangi bersama,” tandasnya. (yus)