Home / Kobar

Rabu, 25 September 2019 - 20:30 WIB

Posting Hoax Orangutan Mati, Warga Aceh Minta Maaf

Renggo saat di kantor BKSDA SKW II Pangkalan Bun meminta maaf dan membuat surat pernyataan tak mengulangi perbuatannya kepada Kepala BKSDA setempat Dendi Sutiadi Rabu (25/9/2019).

Renggo saat di kantor BKSDA SKW II Pangkalan Bun meminta maaf dan membuat surat pernyataan tak mengulangi perbuatannya kepada Kepala BKSDA setempat Dendi Sutiadi Rabu (25/9/2019).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com  – Seorang warga  Aceh bernama Renggo meminta maaf kepada petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) SKW II Pangakalan Bun, karena ulahnya memposting Informasi hoax  terkait orangutan mati akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kobar. Pasalnya, postingan tersebut sempat  viral di repost oleh akun Instagram dalam dan luar negeri.

Didepan Kepala BKSDA SKW II Pangkalan Bun Dendi Sutiadi, Renggo menjelaskan kronologi penyebab ia memposting gambar matinya orangutan  tersebut tanpa mengetahui kapan kejadiannya

“Postingan ini saya buat Selasa, 24 September 2019 waktu saya baru tiba di Pangkalan Bun dari Banjarmasin. Gambar matinya orangutan tersebut dikirim oleh teman saya di Banjarmasin melalui WhatsApp,” ungkapnya kepada awak media, Rabu (25/9/2019).

Baca Juga :  Gangguan Kejiwaan Dipastikan Gunakan Hak Pilih

Melihat postingan nya Hoax, Renggo mengaku terkejut dan sedih setelah tahu bahwa poto orangutan yang mati menggenaskan itu. Ia pun mencari tahu dan mencoba mengecek kebenarannya dengan rekan si pengirim poto.

“ Rekan saya bilang matinya orangutan akibat Karhuta ini terjadi di Taman Nasional Sebangau Palangka Raya,”ujarnya.

“Saat itu pula langsung saya cek di internet dan tidak ada foto tersebut, kemudian saya postinglah foto itu dengan kalimat yang menggugah kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian orangutan. Namun ternyata saat diposting, pada keterangan lokasi tertulis di Palingkau, Pangkalan Bun,” terangnya.

Baca Juga :  Pemkab Kobar Gagas Pariwisata Terintegrasi

Sementara itu Kepala BKSDA SKW II Pangkalan Bun Dendi Sutiadi membantah tegas kabar tersebut. Menurut dia, informasi itu hanya hoax, tidak ada orangutan yang mati akibat karhutla di wilayah Kobar. Kalau seandainya ada, pasti jajarannya sudah bergerak cepat untuk melakukan evakuasi terhadap orangutan yang terkena karhutla tersebut. (yus)

Share :

Baca Juga

Kobar

KPUD Kobar Turut Berduka Atas Meninggalnya Ketua PPK Kecamatan Arsel

Kobar

Petugas Damkar Kobar Tangkap Ular Piton Panjang 5 Meter

Kobar

Disambar Petir, Kios Warga Kumai Terbakar

Kobar

Bantu Masyarakat Mudik, Polsek Arsel Buka Layanan Penitipan Rumah

Kobar

Pelaku Penggelapan dan Penadah Sepeda Motor Diringkus Polisi

Kobar

KNKT Pastikan Serpihan Logam Pecahan Pesawat Luar Angkasa 

Kobar

BNNK Kobar Musnahkan Barbuk Sabu Dipasok dari Malaysia

Kobar

Kunker ke Kobar, Kapolda Kalteng Kunjungi Objek Wisata Rumah Betang