Penjaringan Job Fair Diprioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Wali Kota Palangka Raya Fairid Nafarin saat menyampaikan sambutannya Jumat (27/9/2019).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Dalam upaya penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat, Pemerintah Kota Palangka Raya (Pemko) lebih memperioritaskan tenaga kerja lokal dengan harapan mengurangi tingkat pengangguran.

“Disamping itu, Pemko juga terus membina para pelaku usaha menengah kecil dan mikro (UMKM) agar terus berkembang, mengingat sektor usaha kecil ini merupakan tulang punggung perekonimian dan dipandang mampu meningkatkan kesejaheteraan masyarakat,” ungkap Walikota Palangka Raya, Fairid Nafarin pada acara hari kedua Job Fair 2019 di aula Universitas Palangka Raya (UPR), Jumat (27/9/2019).

Dijelaskan Walikota, Pameran Job Fair 2019 melibatkan pihak Universitas Palangka Raya (UPR), karena disana banyak masyarakat para calon sarjana yang membutuhkan informasi lowongan kerja, sehingga ketika lulus nanti bisa langsung mendapatkan pekerjaan.

Bahkan dalam pembinaan UMKM Pemko juga akan membuat sentra kuliner dan sentra oleh-oleh produksi UMKM, ini dalam upaya membuka lapangan pekerjaan dan menumbuh kembangan pelaku usaha kecil dan mikro agar terus berkembang, terangnya.

Disamping itu, lanjut Fairid, dalam yang tidak lagi akan berdiri Mall di Palangka Raya, dimana nantinya menyerap tenaga kerja lokal. Pemko juga membuat regulasi produk hukum berupa perda untuk menampung tenaga kerja lokal.

Namun demikian, dari sisi SDM juga harus siap dan mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar sehingga masyrakat juga punya nilai jual yang mumpuni.

Hari ke dua Job Fair 2019 ini juga diisi dengan Talk Show tentang Ketenagakerjaan yang menghadirkan narasumber Walikota Palangka Raya Fairid Naparin, Rektor UPR Andri Elia Embang, Disnakertrans Prov Kalteng dlm hal ini diwakili oleh Pengantar Kerja Jahidin Siringo dan Maringan Silalahi.

Dalam Talk Show ini dibahas bagaimana peran serta pemerintah Kota Palangka Raya serta UPR sebagai lembaga pendidikan dalam upaya menjadi fasilitator bagi kaum millenial dalam kiat menciptakan lapangan pekerjaan. (ed)