Pengembangan KLA di Mura Masih Rendah 

Wabup Mura Rejikinoor dan unsur FKPD serta SOPD saat poto bersama seusai kegiatan advokasi pengembangan KLA Selasa (24/9/2019).

PURUK CAHU, KaltengEkspres.com – Pengembangan Kota Layak Anak (KLA) di Kabupaten Murung Raya (Mura) hingga 2019 ini, tergolong paling rendah di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KBP3A) Mura, Gunawan pada kegiatan pelaksanaan Advokasi Pengembangan KLA, Selasa (24/9/2019).

“Kabupaten Mura saat ini masih nomor urut ke 13 dari 14 kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Tengah untuk kategori KLA,”katanya.

Menurutnya, rendahnya pengembangan KLA di Mura ini karena hingga saat ini belum adanya payung hukum terkait dengan pelaksaan KLA seperti Peraturan Bupati (Perbup) atau Peraturan Daerah (Perda).

Pihaknya juga menargetkan bahwa kedepan KLA  akan dikembangkan, pasalnya dinilai sangat penting terkait adanya kota layak anak.

“Dampak yang bisa kita rasakan apabila kita di Kabupaten Mura ini bisa mengembangankan kota layak anak seperti adanya taman bermain anak maka bisa menghindari anak dari ketergantungan gedget,” tandasnya. (ari)