Pangdam XII Tanjung Pura Tinjau Lokasi Karhutla di Wilayah Kobar

Pangdam XII Tanjung Pura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad,bersama Bupati Kobar Hj Nurhidayah dan Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm Syaiful Rizal saat meninjau lokasi kebakaran Senin (23/9/2019).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com –  Pangdam XII Tanjung Pura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, didampingi Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm Syaiful Rizal menggelar kunjungan kerja (kunker) ke wilayah Kabupaten Kobar, Senin (23/9) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Kunjungan Pangdam ini untuk melihat langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Kobar.

Kedatanan tersebut langsung disambut Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah  dengan langsung meninjau lokasi karhutla di Km 12 Kelurahan Raja Seberang Kecamatan Arut Selatan. Turut mendampingi Dandim 1014 Pangkalan Bun Letkol Inf Yudi Rianto dan Waka Polres Kobar Kompol Yongki Rohman serta  Danpos TNI AL Kumai Letda P Sudjito.

Pangdam XII Tanjung Pura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan, lokasi Karhutla yang ditinjau seluas 142 hektare (ha) yang terbakar, ada 80 ha yang berhasil di padamkan Tim Satgas Karhutla Kobar.

“Tim Satgas Karhutla sudah bekerja selama tiga bulan, dan berdasarkan data yang ada sebanyak 142 ha lahan yang terbakar dan 80 ha berhasil di padamkan, hal itu menunjukan upaya yang maksimal, sisanya lahan yang terbakar dan sulit di tangani karena kondisi gambut sehingga untuk tempat tempat yang di nyatakan padam bisa muncul api kembali,” uangkap Pangdam kepada awak media.

Muhammad Nur Rahmad menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh Tim Satgas Karhutla Kobar, telah ditemukan metode baru dengan cara menyuntikan gambut dan metode itu berhasil serta lebih efektif.

“Metode menyuntikan gambut sangat efektif diterapkan pada saat pemadaman api maupun pendinginan api yang telah di padamkan, dan sehari yang lalu ada 30 titik Hot spot yang muncul karena kesigapan tim Satgas sehingga dalam sehari penuh yang di bantu helikopter Water bombing semuanya bisa di atasi dengan cepat, saat ini Tim Satgas tengah konsentrasi pemadaman pada 9 titik Hot spot yang akan di tindak lanjuti, ” ujarnya.

Baca Juga :  Ditangkap Polisi, Sopir Truk Maut Ternyata Konsumsi Miras dan Narkoba

Selain melakukan pemadaman, tugas dari Tim Satgas penguatan ini untuk membantu Satgas pemadam dengan turun langsung kepada masyarakat yang terkena dampak karhutla misalnya membagikan masker dan bersosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran.

” Tim Satgas penguatan ini membantu Satgas pemadam yang kebetulan untuk pemadaman pun masih kekurangan tenaga, jadi Satgas penguatan ini melakukan patroli sambil sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat akan membuka lahan, serta membagikan masker karena dampak Karhutla ini menyebabkan udara tidak sehat bagi kesehatan, ” tandasnya. (yus)