Mayat Wanita Tanpa Identitas Diduga Kuat Dibunuh

Jasad korban saat dievakuasi ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya Sabtu (21/9/2019) malam.

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Penemuan mayat tanpa identitas dalam kondisi tertelungkup  tanpa celana oleh warga di Jalan Sanang Kecamatan Sebangau, Sabtu (22/9/2019) sore, ternyata berjenis kelamin perempuan. Mayat perempuan ini perkirakan berusia dibawah 25 tahun dan meninggal dunia sudah sejak 2 mingguan lalu.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, mayat tanpa identitas ini berjenis kelamin perempuan, ditemukan sudah dalam keadaan membusuk karena bagian kepalanya terkelupas seperti tengkorak.

“Kepala korban sudah menjadi tengkorak dan keadaan badannya dalam kondisi terendam air masih utuh,” ungkap Kapolres kepada awak media Sabtu (21/9/2019) malam.

Menurut Kapolres, di tubuh mayat tersebut terdapat beberapa bekas luka dibagian kaki dan tangannya serta masih tertinggal kalung logam yang digunakan korban bertuliskan Dearest.

Hasil keterangan dari Dokter Forensik RSUD Doris Sylvanus dr. Ricka Brilianty, korban ini diperkirakan masih berusia muda, memiliki ciri-ciri tinggi badan 158 cm, gigi bertaring, dan seperti terpasang kawat di giginya.

“Terdapat bekas pukulan keras benda tumpul di bagian wajah dan beberapa luka di tubuh korban akibat terkena senjata tajam,” ungkap dr.Ricka kepada awak media.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat apabila ada yang kehilangan keluarganya dengan ciri-ciri sama seperti korban untuk langsung menghubungi pihak Polres Palangka Raya.

“Besok hari Minggu (22/9/2019) akan kita lakukan olah TKP awal untuk segera mengungkap kasus ini,” tandas Timbul.

Sementara itu dari sumber lainnya yang dihimpun Kalteng Ekspres.com di lapangan, mayat jenis kelamin perempuan ini ada beberapa kecocokan dengan kabar kehilangan seorang remaja perempuan warga Sebangau bernama Ika Prihatin Ningsih.

Karena  selama dua pekan ini, pihak keluarga telah mencari remaja ini. Dengan ciri-ciri khas difisiknya yakni gigi bertaring dan ada tempelan. Remaja ini dinyatakan hilang sejak 29 Agustus 2019 lalu, hingga kini belum pulang ke rumah. Namun untuk memastikannya, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di lapangan dengan melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi. (am)