BKSDA Evakuasi Orangutan Terjebak di lokasi Karhutla

Tim BKSDA saat mengevakuasi orangutan Kamis (19/9/2019).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Seekor orangutan terpaksa harus dievakuasi saat memasuki kawasan kebun warga yang terbakar di Jalan Pangkalan Bun- Kotawaringin Lama tepatnya di sekitar KM 15, Kamis (19/9/2019).

Beruntung orangutan berat 90 kilogram ini berhasil diselamatkan dari amukan api, setelah petugas BKSDA SKW II Pangkalan Bun mengevakuasi hewan primata jenis kelamin jantan ini.

Kepala SKW II Pangkalan Bun Dendi Sutiadi mengatakan, keberadaan orangutan jantan dewasa tersebut dilaporkan pemilik kebun sekitar bulan Agustus 2019 lalu. Namun saat tim ke lokasi orangutan ini pergi ke dalam hutan. Kali ini, saat terjadi karhutla di daerah hutan setempat, rupanya orangutan ini kembali lagi, sehingga timn harus melakukan penyelamatan sekitar pukul 21.00 WIB.

“Dampak Karhutla orangutan mulai keluar, kemunculan orangutan semakin sering didekat kebun warga yang tidak terbakar untuk menyelamatkan diri dan mencari makan, di kiri –  kanan kebun tumpang sari milik warga tersebut terbakar, orangutanpun akhirnya mondar mandir di kebun milik warga,”ungkapnya kepada awak media Jumat (20/9/2019).

Ia menjelaskan, evakuasi terhadap orangutan ini dilakukan dengan cara menembakkan peluru bius. Setelah obat bius bereaksi barulah petugas memasukkannya ke dalam kandang evakuasi, petugaspun terpaksa harus menempuh resiko melintasi lahan gambut yang bagian bawahnya terbakar dalam proses evakuasi.

“Berdasarkan laporan yang masuk ke SKW II Pangkalan Bun, dalam beberapa bulan ini terdapat 4 kali laporan kemunculan orangutan.  1 laporan berada di Desa Tanjung Terantang dan 3 laporan  di wilayah Kelurahan Mendawai Seberang,” terang Dendi.

Saat ini orangutan tersebut lanjut dia, telah menjalani observasi dan perawatan  di Orangutan Care Center Quarantine (OCCQ) milik OFI yang berada di Desa Pasir Panjang. (yus)