Lahan Penyangga TNTP di Desa Teluk Pulai Terbakar

Petugas gabungan baik dari TNI dan Polri bersama warga setempat saat melakukan pemadaman api di lokasi lahan yang terbakar, Selasa (24/9/2019). Sedangkan tampak jelas dibelakang kebun sawit yang tak terkena amukan api.

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di dekat kawasan lahan penyangga yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Tanjung Putting (TNTP), Desa Teluk Pulai Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Akibat kejadian ini, beberapa hektar lahan penyangga di kawasan setempat terbakar. Sementara kebun sawit milik perusahaan PT. Andalan Sukses Makmur (ASMR) yang berada dekat dengan kawasan setempat terhindar dari amukan api.

Kejadian kebakaran ini langsung ditanggulangi tim gabungan baik dari Bhabinkamtibmas Polsek Kumai Aipda Teguh Wahyudi bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Bhabinsa Kodim 1014 Pangkalan Bun yang berjibaku memadamkan api.

Lahan penyangga sekitar perbatasan TNTP tampak hangus terbakar.

“Penanggulangan kebakaran ini sempat terkendala karena sumber air yang dekat kering. Karena itu kami terpaksa  melakukan pemadaman dan pencegahan api yang meluas bersama MPA dengan membuat jalur pemutus api atau dengan cara penyekatan, tujuan agar api tidak membakar lahan yang lain,” ungkap Aipda Teguh Wahyudi dalam rilis yang disampaikan Humas Polres Kobar kepada awak media.

Teguh menambahkan, pemadaman dilokasi areal penyangga ini terkendala dengan tidak adanya sumber air, lokasi kebakaran atau titik api hanya bisa di jangkau dengan berjalan kaki dan medan menuju lokasi cukup menguras tenaga.

“Kita tetap padamkan dengan peralatan manual. Terima kasih juga untuk Masyarakat Peduli Api Desa Teluk Pulai sudah semangat dan pantang menyerah untuk membantu proses pemadaman, jadi api bisa dikendalikan dan tidak menyebar luas,” tandasnya. (hm)