Home / Kobar

Senin, 23 September 2019 - 19:23 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Bun Kurang Baik

Kabid Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan DLH Kobar Syahwani.

Kabid Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan DLH Kobar Syahwani.

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyebut, hingga saat ini kualitas udara di Pangkalan Bun  masih tercemar dan masuk katagori kurang bagus. Ini diketahui dari hasil pengukuran indek kualitas udara (ISPU), masih diangka 100-150.  Sementara jika masuk diangka 300 sudah berada di katagori berbahaya bagi pernapasan.

Hal ini diungkapkan oleh Kabid Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan DLH Kobar Syahwani. Menurutnya, dampak kabut asap pasti mencemari kualitas lingkungan, terutama udara. Buktinya, dalam dua minggu terakhir sejak diterbitkannya instruksi gubernur kemudian ditindaklanjuti dengan penetapan siaga bencana status di provinsi/kabupaten, kualitas udara sangat kurang baik bagi kesehatan.

Baca Juga :  Tiga Komplotan Pencuri dengan Modus Gendam Didor Polisi

“Dasar menentukan kualitas udara itu selama ini untuk wilayah Kabupaten Kobar mengambil data PM10 dan itu partikelnya sangat kecil sekali,”ungkap Syahwani kepada Kalteng Ekspres.com Senin (23/9/2019).

Baca Juga :  Parah..Oknum Guru SD di Kobar Produksi Miras, Terbongkar Saat Digerebek Satpol PP

Untuk parameter pengukuran kualitas udara itu mengambil dari BMKG, sementara BMKG alatnya rusak sehingga DLH Kobar selaku salah satu instansi pemerintah di kabupaten yang merupakan turunan dari pada kementerian lingkungan hidup yang ada di kabupaten, kehilangan data itu sehingga informasi diperoleh dari airvisual.

“Dari data airvisual itu menunjukkan untuk Pangkalan Bun kualitas udara di kota kurang baik terutama bagi yang sensitif,” tandasnya. (yus)

Share :

Baca Juga

Kobar

Operasi Zebra Hari Pertama Jaring 71 Pelanggar Lalin

Kobar

Gasak Ponsel Warga Melawen, Maling Toko Distro Dipidana

Kobar

Mayat Mengapung Diduga Nelayan Mendawai yang Hilang

Kobar

Tim Gabungan Bubarkan Kerumunan Pemuda di Kafe

Kobar

RSUD Imanuddin Kekurangan 50 Orang Tenaga Medis Untuk IGD

Kobar

Curi Dua HP dan Televisi Saat Pemilik Mandi, Residivis Kambuhan Dibekuk Polisi

Kobar

BNNK Kobar Tes Urin 22 Pegawai Lapangan Dinas PUPR

Kobar

Hasil Rapid Test Reaktif, Kuat Dugaan ABK Asal Semarang Meninggal karena Corona
error: Content is protected !!