KSOP Kumai Imbau Nahkoda Berhati-hati Saat Berlayar

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Kian pekatnya kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), berdampak pada terganggunya jarak pandang transportasi laut. Menyikapi hal ini, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kumai mengimbau nahkoda yang berlayar agar berhati-hati saat berlayar dengan memperhatikan jarak pandang.

Kepala KSOP Klas IV KumaiĀ  Capt Wahyu Prihanto mengatakan, pihaknya setiap hari memantau pelayaran transportasi di laut baik kapal yang datang maupun masuk dalam rangka memberikan informasi terhadap cuaca sekitar wilayah teluk Kumai.

Wahyu menuturkan, tempat tujuan pelabuhan yang akan dituju terhadap transportasi, ataupun perjalanan kapal tersebut harus selalu memperhatikan perubahan-perubahan cuaca, terutama cuaca di sekitaran teluk Kumai. Saat ini kabut asap yang ada di Kobar diakibatkan terbakarnya lahan dann hutan (Karhutla) yang menimbulkan asap pekat, apalagi cuaca saat ini musim kemarau.

“Kami memberikan suatu noted motif marine ataupun himbauan kepada kapal-kapal yang akan datang masuk ke teluk, maupun terhadap para nakhoda dan dan juga para nelayan bahwa untuk memperhatikan jarak pandang”, terang Wahyu.

Wahyu menambahkan, untuk kapal komersial dan kapal kargo mereka mempunyai radar navigasi, untuk mengaktifkan dan juga memperhatikan jarak pandang terhadap bahaya-bahaya pelayaran, radar berfungsi untuk pengamatan yang mana bahwa terlihat dengan satelit ada tampakkan ataupun pulau dan juga benda yang di depannya maka memperhatikan radar dan juga sangat diperlukan oleh kapal-kapal. (yus)