Hot Spot di Murung Raya Semakin Bertambah

Kepala BPBD Mura Markudius Dani saat memberikan pengarahan kepada tim Satgas Senin (9/9/2019).

PURUK CAHU, KaltengEkspres.com – Hot Spot ( titik api) Kabupaten Murung Raya (Mura) semakin bertambah sejak 1 Januari – 31 Agustus 2019 lalu dengan jumlah 35 titik hotspot.

Peningkatan ini seiring dengan semakin lamanya pengaruh musim kemarau pada tahun 2019 ini. Termasuk bulan September ini peningkatan titik hot spot cukup signifikan yaitu terdapat 60 titik hotspot.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mura,  Markudius Dani menjelaskan setiap harinya pada bulan September 2019 ini selalu terpantau adanya titik hotspot.

“Hingga saat ini total keseluruhan titik hotspot di Kabupaten Mura sudah mencapai 95 titik panas yang terdeteksi. Oleh karena itu kami terus lakukan pemantauan dan patroli gabungan demi meminimalisir adanya Kebarakan Hutan dan Lahan (Karhutla) semakin meluas,”ungkapnya kepada Kalteng Ekspres.com Senin  (9/9/2019).

Menurut Markudius Dani, banyak faktor yang selalu menjadi kendala seperti jangkauan lokasi kebarakan yang jauh serta minimnya sumber air dilokasi.

“Wilayah kita berbeda diantara kabupaten lainnya karena jarak antar kecamatan cukup jauh sehingga kita kesulitan untuk malakukan penanggulangan Karhutla,” tandasnya. (ari)