Efesiensi Anggaran, Pemprov Kalteng Minta Jumlah TPS Dikurangi

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri saat memberikan keterangan kepada awak media.

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Menjelang Pemilihan Gubernur (Pigub) Kalteng 2020 mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng meminta kepada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng agar mengurangi jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).  Ini bertujuan  untuk mengefisiensikan penggunaan anggaran daerah.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Fahrizal Fitri seusai menghadiri rapat bersama dengan pihak terkait yakni bersama KPU,  Bawaslu,  dan Polda serta Korem 102 Panju Panjung terkait membahas masalah anggaran dalam penetapan jumlah TPS.

“Kami minta jumlah TPS nanti diperkecil, jadi kalau sebelumnya satu TPS jumlah 500 orang, kedepan diharapkan menyesuaikan dengan aturan KPU yakni 800 orang DPT dalam satu TPS, sehingga bisa mengefesiensikan anggaran”, kata Fahrizal Fitri kepada awak media.

Fahrizal Fitri menjelaskan,  jika dalam satu TPS ditetapkan 800 orang pemilih, maka jumlah TPS akan mengecil atau berkurang. Kemudian dari sisi honor petugas KPPS dan Linmas juga bisa lebih baik dan layak.

“Karena itu kita berharap ada efisiensi penggunaan anggaran, mengingat APBD Provinsi Kalteng Rp5 Triliun, dan anggaran yang diajukan untuk Pilgub Rp550 Miliar. Makanya nanti akan ada pengurangan pagu anggaran di dinas/badan yang bukan pelayanan dasar untuk dialokasikan untuk anggaran Pilgub,” tandasnya. (ed/adv)