Dua Hari Dikejar, Bandar Sabu Barsel Menyerahkan Diri

Pelaku saat diamankan seusai menyerahkan diri di DAS Barito Kamis (12/9/2019).

BUNTOK, KaltengEkspres.com – Pelarian tersangka bandar sabu berinisial RH alias A berakhir di balik jeruji besi.  Warga RT 11 Desa Baru Kecamatan Dusun Selatan (Dusel) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) ini diringkus anggota Satuan Reserse  Narkoba (Satresnarkoba) Polres Barsel, Kamis (12/9/2019).

Kapolres Barsel AKBP Wahid Kurniawan SIK melalui Kasat Narkoba Iptu Sanip SH mengatakan, penangkapan terhadap pelaku ini berawal saat pihaknya menerima  informasi dari masyarakat yang dapat di percaya bahwa di Desa Baru sering terjadi transaksi Narkotika jenis sabu. Menindaklanjuti laporan ini, pihaknya melakukan penyelidikan dengan mengerebek rumah pelaku di RT 11 Desa Baru. Namun saat itu, pelaku ini tak berada di tempat.

“Saat digerebek pelaku sempat melarikan diri menggunakan kelotok, dan hanya ditemukan barang bukti berupa sabu yang di simpan dalam sebuah tas kecil di balik laci meja kerja pelaku,” kata Sanib kepada Kalteng Ekspres.com Jumat (13/9/2019).

Setelah itu, pihaknya melakukan pengejaran selam dua hari terhadap pelaku dengan menyisiri DAS Barito. Saat dikejar ini, pelaku menyerah  di tengah sungai daerah Desa Teluk Timbau Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barsel.

“Pengakuan pelaku saat diperiksa, barang haram tersebut didapat dari seseorang di Banjarmasin, kemudian dijual di wilayah Barsel. Aktivitas ini ia lakukan sudah selama 3 bulan terakhir,”ungkap Sanip.

Dari penangkapan terhadap pelaku ini pihaknya berhasil mengamankan  23 paket Narkotika jenis sabu seberat 6,06 gram. “Atas perbuatanya pelaku dijerat pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” pungkasnya. (rif)