Home / Kobar

Sabtu, 28 September 2019 - 21:13 WIB

Diguyur Hujan, Titik Hot Spot Mulai Berkurang

Dandim 1014 Pangkalan Bun Letkol Inf Yudi Rianto Ratu saat memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu (28/9/2019).

Dandim 1014 Pangkalan Bun Letkol Inf Yudi Rianto Ratu saat memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu (28/9/2019).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Setelah diguyur hujan deras beberapa hari terakhir, titik api (hot spot) di Kabupaten Kotawaringin Barat mulai berkurang. Hal ini diungkapkan oleh Komandan Kodim 1014 Pangkalan Bun Letkol Inf Yudi Rianto Ratu.

Menurut dia,pasca turunya hujan beberapa hari ini kondisi api karhutla menurun drastis.
Sehingga membuat Tim Satgas Karhutla yang sudah bekerja selama tiga bulan memadamkan api di sebanyak 142 ha terbantui.

Baca Juga :  Pasang Spanduk Iklan di Pohon Siap-Siap Didenda Rp 50 Juta

“Kita tentunya berharap hujan kembali turun setiap hari. Sehingga titik hotspotnya berkurang, jarena masih ada asap tipis yang menyelimuti sebagian wilayah di Kobar,”ungkapnya kepada awak media Sabtu (28/9/2019).

Yudi Rianto menambahkan, hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh Tim Satgas Karhutla Kobar, telah menemukan metode baru dengan cara menyuntikan gambut dan metode itu berhasil serta lebih efektif, hal ini ditambah turunya hujan akan efektif lagi.

Baca Juga :  Enam Hari Operasi Zebra, Terjaring 599 Pelanggar Lalin di Kobar

“Tetapi kami tetap memantau dan melakukan pemadaman terhadap Karhutla yang terjadi. Harapan saya Karhutla ini cepat berlalu,” tandasnya. (yus)

Share :

Baca Juga

Kobar

Gudang Toko Buku di Pangkalan Bun Nyaris Berkobar

Kobar

73 ASN Kobar Disuntik Vaksin Covid-19

Kobar

Peringati Harhubnas, KSOP Bersihkan Pantai

Kobar

Korsleting Listrik, Rumah Warga Pangkalan Tiga Jadi Arang

Kobar

Waduh..Warga Gantung Sampah di Pohon 

Kobar

Mabuk! Tiga Penonton Mengamuk, Konser Penutupan Kobar Expo Nyaris Ricuh

Kobar

Mulai Hari Ini, Seluruh Maskapai Harus Menurunkan Harga Tiket Pesawat

Kobar

Meresahkan Masyarakat, Satlantas Bidik Pelaku Balapan Liar
error: Content is protected !!