Tahun 2020, Embarkasi Haji di Palangka Raya Rencana Ditiadakan

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng, Fahrizal Fitri mengatakan, pada tahun 2020 mendatang, kemungkinan tidak ada embarkasi haji atau ditiadakan. Hal ini dikarenakan pertimbangan kesulitan untuk mendapatkan angkutan udara dari Palangka Raya ke Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kasel).

“Ada tawaran dari tiga kabupaten yakni Kobar,  Lamandau dan Sukamara yang masuk dalam embarkasi Haji Solo untuk membuat suratnya. Karena memang aksesbilitas disana lebih efektif dan memungkinkan ketimbang dari sana ke Palangka Raya – Banjarmasin. Hanya kelemahannya kalau lewat darat memerlukan waktu selama 15 jam,” kata Sekda disela acara Rapat Koordinasi Persiapan Pemberangkatan dan Pemulangan Haji, Kamis (22/8/2019).

Sedangkan melalui Pangkalan Bun (Kobar) ke Solo diperkirakan hanya butuh waktu kurang lebih 6 jam, mengingat jemaah haji yang dikirim sudah lanjut usia (orang tua)  sehingga berpengaruh terhadap kesiapan fisiknya.

Sementara untuk jemaah asal Palangka Raya dan sekitarnya tetap melalui Banjarmasin. Karena itu rapat hari ini merupakan pemantapan pelaksanaan pemberangkatan dan pemulangan haji. Mereka diberikan kompensasi sebesar Rp 1 Juta kepada para jemaah haji untuk pergantian transportasi.

“Untuk seluruh panitia daerah kabupaten/kota dan panitia penyelenggaan ibadah haji daerah Provinsi Kalteng, agar bersama-sama menerima kedatangan mereka di embakasi haji Kalsel,”ujarnya (ed/adv)