Pemuda Juking Terkapar Usai Ditusuk Diacara Pesta Rakyat

PURUK CAHU, KaltengEkspres.com – Pesta rakyat dalam rangka menyemarakan HUT Kabupaten Murung Raya ke 17, berujung ricuh. Ini setelah terjadi aksi perkelahian antara sesama pemuda saat berjoget menikmati penampilan artis dangdut diacara puncak HUT Mura Kamis (1/8/2019) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Dari peristiwa ini, satu orang pemuda asal Desa Juking Kecamatan Murung bernama Rahman (21) terkapar menderita empat luka tusukan senjata tajam (sajam) dibagian pinggang dan perut serta tangannya.

Kapolres Mura AKBP Esa Estu Utamakan SIK melalui Kapolsek Murung Ipda Yulianto S AP membenarkan, telah terjadi aksi perkelahian berujung penusukan pada malam perayaan HUT Kabupaten Mura yang berlangsung di Alun Alun Jorih Jerah Pusat Kota Puruk Cahu ini.

“Ya, kejadiannya diperkirakan saat kerumunan massa sedang asyik berjoget, tiba tiba ada yang melaporkan bahwa rekannya tampak bersimbah darah,” kata Kapolsek Murung kepada awak media, Jumat (2/8).

Ia menjelaskan, bahwa dari keterangan saksi, saat itu posisi korban sedang berada di samping kiri panggung berjoget bersama temannya, kemudian dengan tidak sengaja korban dan pelaku bersenggolan sehingga korban dan pelaku berkelahi.

Melihat pelaku berkelahi teman – teman pelaku ikut memukuli korban, karena terdesak korban melarikan diri ke arah belakang. Pada saat melarikan diri korban ditusuk oleh pelaku dibagian pantat belakang dan punggung belakang, namun sebelum kejadian tersebut pelaku sempat berkelahi dengan teman korban.

“Saat ini terduga pelaku masih dalam pencarian, karena ciri ciri dan identitas terduga pelaku sudah kita kantongi sesuai keterangan saksi saksi di tempat kejadian. Sementara korban sudah dibawa ke RSUD Puruk Cahu,” tandasnya.  (Iy/hm)