Pemprov Kalteng Dorong Penghapusan Pernikahan Usia Anak

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng mengajak semua pihak untuk bersama-sama menghapus Pernikahan Usia Anak yang masih kerap terjadi di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Pada esempatan yang baik ini, saya mengajak semua pihak dan lapisan masyarakat bersama-sama untuk menghapus Pernikahan Usia Anak yang seringkali terjadi di wilayah Kaltleng, ungkap Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran melalui Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri saat membuka acara Rapat Koordinasi Daerah Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB, Kamis (1/7/2019).

Disamping itu lanjut Fahrizal Fitri, mewaspadai dan mengantisipasi Tindak Pidana Perdagangan Orang yang mungkin saja terjadi, karena belakangan terakhir masih sering terdengar kasus-kasus kekerasan seksual, penganiayaan pada anak dan kasus terkait penggunaan narkoba pada anak dan remaja di berbagai wilayah di Indonesia.

Ia juga menginstrusikan kepada perangkat daerah terkait seperti Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, Sosial dan lain-lain untuk berperan aktif mendorong Perangkat Daerah di Kabupaten/Kota agar meningkatkan upaya dan kinerja dalam memperjuangkan daerahnya memperoleh sertifikasi dan predikat Kabupaten Kota Layak Anak.

“Terwujudnya KLA di suatu daerah, niscaya akan memperkuat kesiapan dalam mengedepankan upaya-upaya perlindungan perempuan dan anak. Selain itu, Perangkat Daerah di semua lini baik Provinsi maupun Kabupaten/ Kota agar memberi perhatian dan fokus dalam melaksanakan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender, terangnya.

Karena menurut Fahrizal Fitri, salah satu keberhasilan pemberdayaan gender di Kalimantan Tengah adalah tingkat keterwakilan Anggota Legislatif Perempuan di DPRD Kalimantan Tengah untuk periode 2019 – 2024 yang mencapai 35 % dari seluruh anggota.

“Capaian ini telah melebihi target nasional keterwakilan 30 % perempuan di parlemen. Keterwakilan yang semakin rata ini saya harapkan akan meningkatkan peran nyata perempuan di semua lini pembangunan yang akan mengakselerasi kesejahteraan bagi Bangsa dan Negara,”tandasnya. (ed/adv)