Pasutri Dibegal, Perhiasan Emas dan Uang Raib Dibawa Kabur

korban saat mendapat perawatan di rumah sakit Kamis (8/8/2019) malam.

TAMIYANG LAYANG, KaltengEkspres.com – Pasangan suami istri (pasutri) berinisial KS (25) dan istrinya WS (24) terpaksa harus mendapatkan perawatan di rumah sakit, akibat luka dibagian muka dan tangan serta kaki.

Kedua warga komplek Bali Desa Sumber Garunggung, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Bartim ini, terluka karena menjadi korban pembegalan saat sedang mengendarai kendaraannya, di Jalan Jahon Desa Sumber Garunggung Kecamatan Dusun Tengah, Kamis (08/08/2019) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kapolres Bartim AKBP Zulham Effendy melalui Kapolsek Dusun Tengah Iptu M. Syafuan Not mengatakan, kejadian pembegalan ini bermula saat korban KT bersama istrinya WS pulang dari Desa Lampeong Kecamatan Pematang Karau Kabupaten Bartim, hendak menuju rumahnya di Komplek Bali mengendarai sepeda motor Yamaha Juliter Z KH 3227 OF.

Ketika melintasi lokasi kejadian, korban dipepet orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor, kemudian pelaku memukul tangan korban KS dengan kayu.

“Akibat pukulan tersebut kedua korban terjatuh ke jalan. Saat itu istri korban WS langsung  tak sadarkan diri. Sementara KS (25) di aniaya para pelaku, selanjutnya pelaku mengambil barang milik korban antara lain Kalung Emas 99 seberat 22 gram, uang sebesar Rp. 300 ribu, beserta ATM, KTP dan STNK. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian Rp 50 juta,”ungkap Kapolsek dalam rilisnya.

Setelah melakukan aksinya lanjut dia, para palaku langsung malarikan diri dan sampai saat ini masih diburu pihaknya guna ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya. Sementara kedua korban telah dievakuasi ke RSUD Tamiyang Layang untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Saat ini anggota masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga lebih dari satu orang ini,”ujar Kapolsek. (af/hm)