Home / Pemkab Murung Raya

Kamis, 8 Agustus 2019 - 13:48 WIB

Kasus Perceraian di Mura Meningkat

Kantor PA Muara Teweh.

Kantor PA Muara Teweh.

PURUK CAHU, KaltengEkspres.com –  Sejak Januari-Agustus 2019, Pengadilan Agama (PA) Muara Teweh sudah menangani 30 perkara perceraian di Kabupaten Murung Raya (Mura). Dari sejumlah kasus tersebut, terinci perkara cerai gugat sebanyak  23 perkara sedangkan untuk cerai talak ada 7 perkara. Sehingga angka tersebut cukup tinggi pada tahun 2019 ini dibanding pada tahun 2018 lalu.

“Untuk 2018 total keseluruhan ada 50 gugatan perkara perceraian sedangkan untuk tahun 2019 ini mulai dari awal tahun 2019 hingga pertengahan tahun ini kita sudah tangani 30 perkara,” ungkap Panitera PA Asmuni kepada Kalteng Ekspres.com Kamis (8/8/2019).

Baca Juga :  Ini Pesan Sekda Jelang Pilkades Serentak

Asmuni menjelaskan, faktor terjadinya perceraian tersebut beragam, mulai dari masalah ekonomi, perselingkuhan hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Adanya perselisihan ini menjadi pemicu utama bagi pasangan suami istri dalam pengajuan gugatan cerai.

Baca Juga :  Camat Murung Lantik BPD Desa Dirung

“Kalau untuk kasus perceraian sendiri faktornya beragam yang pastinya bermacam-macam sehingga jatuh kedalam perceraian,”ujarnya.

Terpisah, Wakil Bupati (Wabup) Mura  Rejikinoor mengatakan, mulai meningkatnya angka kasus perceraian di Mura ini perlu menjadi perhatian serius oleh dinas terkait. Sehingga bisa dilakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi ditengah masyarakat. (iy/hm)

Share :

Baca Juga

Murung Raya

Sekcam Murung Dipercaya Jadi Ketua Koordinator Olahraga Kecamatan Murung

Murung Raya

Dua Desa di Kecamatan Murung Bakal Gelar Pilkades Serentak

Pemkab Murung Raya

Perdie Sampaikan LKPj Tahun 2020

Pemkab Murung Raya

Sekda Mura Hadiri Launching Posko PPKM

Pemkab Murung Raya

Wabup Mura Lepas Rombongan Kontingen Lasqi Mura

Pemkab Murung Raya

Bupati Mura Buka Musrenbang RPJMD

Pemkab Murung Raya

Usai Ditandatangani Bupati, THR ASN Mura Segera Dicairkan

Pemkab Murung Raya

2019, Fokus Pembangunan Infrastruktur Daerah Tertinggal
error: Content is protected !!