Karhutla di Kobar Semakin Meluas, Giliran Kawasan Tatas Berkobar

Tim Satgas Karhutla Kobar saat melakukan upaya pemadaman di lapangan, Selasa (6/8/2019).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) semakin meluas. Kali ini kawasan lahan yang terletak di Jalan Tatas, RT 26, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kobar Kalimantan Tengah, diamuk sijago merah, Selasa (7/8/2019) malam.

Api diketahui warga setempat menghanguskan lahan sekitar pukul 19.30 WIB. Sulitnya akses jalan menuju lokasi kebakaran membuat petugas gabungan tak  bisa berbuat banyak. Bahkan saat ini api terus merembet ke arah depo PDAM di Jalan Tatas.

Kasi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Fahrul Laji mengatakan, hotspot (titik api) awalnya muncul sekitar 2 kilometer (KM) dari lokasi instalasi suplai milik PDAM, Rabu (8/8/2019).  Bahkan, lahan yang terbakar dan instalasi suplai air PDAM semakin mendekat hingga mencapai 300 meter.

“Diperkirakan  luas lahan yang  terbakar lebih dari 10 hektar. Saat ini kami masih berupaya melakukan pemadaman, terdapat dua hotspot yang letaknya tidak terlalu jauh dilokasi tersebut, sehingga tim pemadaman dibagi  menjadi 2,”ujar Fahrul Rabu (7/8/2019).

Fahrul menjelaskan, bahawa Tim Satgas Penanggulangan Karhutla Kobar berjumlah 50 orang yang berasal dari  TNI-Polri, BPBD Kobar, Manggala Agni Daops Pangkalan Bun, Tagana dan Damkar Kobar, terus melakukan pemadaman di lapangan. Dalam melakukan penanganan karhutla tersebut, pihaknya menyiagakan 3 unit mesin portabel dab 3 mobil suplai air.

“Kendala yang dialami tim di lapangan yaitu susahnya mencari sumber air. Lantaran sungai kecil yang berada disekitar lokasi sudah dalam kondisi kering. Karena itulah suplai air oita ambil dari Sungai Arut,” tandasnya. (yus)