Ini Kata Gubernur Penyebab Kalteng Tak Dipilih Jadi Ibu Kota

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.comGubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran menegaskan agar semua aparatur pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk fokus membangunan infrastruktur. Karena itu ia mengharapkan bisa  dilakukan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dengan DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.

“Dengan terpilihnya Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi Ibu Kota Negara (IKN) baru, kita baru sadar bahwa di bidang infrastruktur, Kalimantan Tengah sangat jauh tertinggal dibadingkan dengan Provinsi Kalimantan Timur”, ungkap Sugianto Sabran dalam pidatonya pada pada acara Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng dalam rangka pelantikan atau pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Provinsi Kalteng periode 2019 – 2024, Rabu (28/8/2019).

Karena itu lanjut Gubernur, diminta kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bupati/walikota, DPRD Provinsi dan kabupaten/kota termasuk dirinya sendiri selaku Gubernur, untuk saling bersinergi bersama-sama untuk fokus membangun infrastruktur yang selama ini tertinggal.

“Kalau ada OPD yang programnya tidak perioritas atau tidak terlalu penting, cukup untuk pelayanan saja.  Alangkah baiknya banyak fokus ke pembangunan infrastruktur, koordinasi dengan DPRD provinsi maupun kabupaten/kota”, pesan Gubernur.

Mengingat saat ini, tambah Sugianto, Kalimantan Tengah belum punya pelabuhan laut utama, karena itu diharapkan ke depan harus punya perencanaan yang matang bersama Pemerintah Kota dan DPRD.

“ Nanti kita usulkan ke proyek anggaran lintas nasional, kita akan desak pemerintah pusat. Dengan kejadian yang tidak nyaman dipilihnya Kaltim menjadi Ibu Kota Negara yang tidak sesuai dengan sejarah, tapi kemantapan infrastrktur tak mendukung jadi pelajaran bagi kita.  Karena itu kita mantapkan infrastruktur di Kalimantan Tengah”, tegas Gubernur. (ed/adv)