Farid Yusran Jabat Ketua DPRD Barsel Sementara

BUNTOK, KaltengEkspres.com – Ir HM Farid Yusran MM ditetapkan sebagai Ketua DPRD Barito Selatan (Barsel) Sementara dan Nyimas Artika sebagai wakil ketua sementara. Terpilihnya unsur pimpinan sementara tersebut diketahui saat dibacakan Plt Sekretaris Dewan Barsel, Pudji Ika Lestari usai prosesi pelantikan, Rabu (14/8/2019).

Hal tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 17/2014 tentang MPR, DPD, DPR dan DPRD sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 2/2018 tentang perubahan kedua atas UU 17/2018.

Dalam pasal 377 ayat 1, dalam hal pimpinan DPRD Kabupaten/kota sebagaimana dimaksud dalam pasal 376 ayat 1 belum terbentuk, DPRD Kabupaten/kota dipimpin oleh pimpinan sementara.

Dalam ayat 2 mengatakan, pimpinan sementara DPRD Kabupaten/kota sebagaimanaimaksu dalam pasal 1 teridiri atas satu orang ketua dan satu orang wakil ketua yang berasal dari dua partai politik yang memperoleh kursi terbanyak pertama dan kedua.

“Berdasarkan surat KPU Barsel tentang calon terpilih anggota DPRD Barito Selatandalam Pemilu tahun 2019. Dan Surat keputusan Gubernur Kalteng tentang peresmian pengangkatan anggota DPRD Barsel masa jabatan 2019-2024,” terang Plt Setwan Barsel, Pudji Ika Lestari

Ditambahkan Pudji, berdasarkan surat penunjukan pimpinan sementara dari DPC PDIP dan surat dari DPD Golkar perihal penyampaian nama pimpinan sementara.

“Berdasarkan hal tersebut diatas, maka diumumkan dan ditetapkan HM Farid Yusran sebagai ketua sementara DPRD Barsel. Dan Nyimas Artika ditetapkan sebagai wakil ketua,” terangnya.

Terpisah, Ketua DPRD Barsel sementara Ir HM Farid Yusran MM saat dibincang Kalteng Ekspres.com menjelaskan, dalam dua bulan kedepan pihaknya ada empat tugas yaitu memfasilitasi pembentukan fraksi. Kemudian memfasilitasi pembuatan rancangan peraturan DPRD tentang tata tertib DPRD, kemudian memproses pimpinan definitif dan kelengkapan Dewan.

“Kita punya waktu dua bulan, satu Bulan pembentukan Fraksi dan satu Bulan lagi untuk kelengkapan Dewan dan lainya nya,” terangnya.

Baca Juga :  Tragis, Warga Benangin Tewas Tenggelam Saat Berenang

Ia menyebut, bahwa pihaknya tidak akan membahas APBD, karena sesuai Undangnya APBD dibahas oleh Bupati bersama Badan Anggaran.”Bila Badan Anggaran belum dibentuk, berarti tidak bisa membahas Anggaran APBD,” pungkasnya.  (rif)