Dinkes Kalteng Sebut Penelitian Bajakah Ranah Dinas Pendidikan

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Terkait rencana Pemerintah Provinsi Kalteng akan mematenkan temuan akar kayu Bajakah yang konon berkhasiat menyembuhkan penyakit kanker,  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng,  dr. Sayuti Syamsul mengatakan, untuk mematenkan temuan tanaman Bajakah perlu kerjasama dan kolaborasi semua pihak, bukan hanya Dinas Kesehatan.

Khusus untuk mematenkan Bajakah mungkin ranahnya di Dinas Pendidikan karena penemu adalah siswa SMA 2 Palangka Raya, kemudian perlu diperjelas lagi apakah tiga siswa penemu kayu Bajakah ini bersedia hasil penelitiannya dipatenkan?.

“Karena kita juga tidak bisa mematenkannya, kalau penemunya tidak bersedia dipatenkan,  jadi perlu diperjelas lagi,” ujar Sayuti pada saat rapat koordinasi penelitian kayu Bajakah.

Disamping itu lanjut dia, untuk hak paten penelitian mungkin lebih tepatnya di ranah Dinas Pendidikan karena lebih nyambung. Kemudian tanaman Bajakah ini bisa dipatenkan,  kalau tidak ditemukan di daerah lain,  jadi hanya tumbuh endemik di Kalteng dan informasi tersebut bisa didapat dari LIPI.

Menurutnya, masing-masing dinas/badan bisa berperan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Misalkan jika ingin dijadikan produk teh,  mungkin ranahnya Dinas Perdagangan, atau untuk budidaya ranahnya Dinas Pertanian bekerjasama dengan lembaga-lembaga penelitian.

Untuk riset pengembangan tanaman Bajakah, apakah kita secara mandiri  tanpa melibatkan lembaga penelitian yang sudah ada, tapi kalau sacara mandiri membangun sendiri lembaga riset/penelitian otomatis membutuhkan biaya besar, peralatan  laboatorium yang memadai dan terlalu lama prosesnya. “Ini perlu dibicarakan bersama lebih lanjut”, terang Sayuti. (ed/adv)