TMMD Berdampak Positif Bagi Kemajuan Daerah

Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe saat memberikan keterangan kepada awak media.

KUBU RAYA, KaltengEkspres.com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 yang digelar Kodam XII/Tpr di tiga wilayah yaitu Ketapang, Sintang dan Pangkalan Bun sudah memasuki hari kesembilan.  Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos menyebut, pelaksanaan TMMD ke-105 tahun 2019 ini berdampak positif bagi kemajuan daerah.

Karena menurut dia, sasaran pembangunan fisik dalam program TMMD ke-105 kali ini berupa pembangunan jalan,jembatan, perehaban tempat ibadah, dan pembangunan lapangan sepak bola dan penerangan lampu jalan, dengan harapan hasil pelaksanaan TMMD ke-105 membawa dampak positif bagi kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harapkan, dengan adanya jalan dan jembatan yang dibuat bisa membantu masyarakat di lokasi TMMD yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, sehingga mereka bisa melakukan aktivitas bertani yang di mulai dari sejak tanam hingga pasca panen,”ungkap Kapendam dalam rilisnya.

Kapendam menjelaskan, pembangunan jalan dan jembatan sangat vital serta diperlukan petani untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Meskipun hasil panen berlimpah tanpa adanya akses jalan yang baik, petani tidak akan bisa menikmati hasil panen dengan maksimal.

“Hanya dengan pembangunan infrastruktur yang baik, petani akan meningkat kesejahteraannya, serta saya meyakini bahwa TMMD kali ini mampu meningkatkan kesejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara untuk perehaban tempat ibadah dirinya berharap dapat meningkatkan iman dan takwa masyarakat. Dengan adanya sarana dan prasarana ibadah yang baik, akan menjadikan masyarakat lebih semangat untuk beribadah.

“Dengan meningkatnya iman dan takwa masyarakat akan mampu menghadapi problem dan tantangan dalam menjalani kehidupan modern yang semakin kompleks. Masyarakat akan terhindar dari hal-hal negatif akibat pengaruh dari budaya luar yang tidak baik,”paparnya.

Baca Juga :  Babak Belur!! Maling Motor Diamuk Masa

Sedangkan pembangunan sarana olahraga seperti lapangan sepak bola diharapkan dapat memajukan olahraga di desa. Karena dengan adanya sarana lapangan yang baik tentunya akan meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga.

Tidak hanya untuk berolahraga saja lanjut dia, lapangan tersebut juga dapat dijadikan sebagai pusat kegiatan masyarakat tentunya dalam kegiatan yang positif. Begitu juga dengan adanya lampu penerangan jalan, masyarakat dapat dengan mudah untuk melakukan aktivitas di malam hari.

“Karena dengan kondisi jalan yang terang pada malam hari bisa membantu meningkatkan keamanan lingkungan juga. Begitu besar manfaat yang akan diperoleh masyarakat dari pelaksanaan TMMD. Oleh karena itu program TMMD masih sangat diperlukan untuk mengakselerasi pembangunan di desa. Program TMMD dari TNI sejalan dengan program dari pemerintah yaitu membangun dari pinggiran,” tandas Kapendam.

Senada dikatakan oleh Bupati Sintang Jarot Winarno, saat acara pembukaan TMMD beberapa waktu yang lalu. Menurutnya, kegiatan TMMD ini bermakna sangat penting dan strategis, selain untuk membangun infrastruktur dan prasarana desa, juga dapat merekatkan hubungan serta silahturahmi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), pemerintah dan masyarakat.

Terpisah Kepala Desa Pangkut Guntur, S.H., sangat mendukung serta membantu mensukseskan program TMMD yang dilaksanakan di desanya. Dia mengakui secara geografis desanya cenderung terpencil atau jauh menuju pusat kota.

”Mudah-mudahan program ini berkesinambungan serta berkelanjutan, dengan harapan pembangunan jembatan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di masyarakat,”ujarnya. (ek/adv)