Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pasar Handep Hapakat

PULANG PISAU, KaltengEkspres.com– Pembangunan Pasar Handep Hapakat Kabupaten Pulang Pisau menjajaki babak baru. Satu persatu fakta mulai terkuak terkait pembangunan pasar yang dianggarkan tahun 2016, program dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan nama pengembangan kapasitas logistik perdagangan dan sarana perdagangan.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Pulang Pisau, menetapkan tiga dari lima tersangka korupsi pembangunan pasar tersebut. Ketiga tersangka itu diantaranya Feri Niagara (FN), Maulidya Aryas (MA) dan Fitriadie (F).

FN berperan sebagai sub kontraktor, MA sebagai direktur utama PT Talawang Nampara Perkasa dan F sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Ketiga tersangka itu sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulang Pisau untun proses lebih lanjut. Sementara untuk kedua tersangka lainnya yaitu Fauzi Tambang (FT) dan H Yasmun (Y) masih belum dilimpahkan karena menunggu berkas lengkap.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Siswo Yuwono BPM SH SIK mengatakan, pembangunan pasar patanak menelan dana sekitar Rp 5 miliar. Namun, kerugian negara yang diakibatkan dari pembangunan pasar tersebut sangat fantastis.

Yaitu mencapai Rp 2,7 miliar. Siswo mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan terdapat pekerjaan yang tidak sesuai dengan volume yang tercantum dalam kontrak.

“Diantaranya pekerjaan pembesian, atap, beton dan beberapa pekerjaan lainnya,” kata Siswo, Rabu (10/7/2019) sore.

Kapolres menambahkan, setelah berkas lengkap kemungkinan akan ada tersangka baru yang dilimpahkan ke kejaksaan. Karena ada bangunan yang tak dihitung alias total los.

“Sehingga kalau ditempati ditakutkan berbahaya bagi pengguna,” tandasnya. (dar)