Home / Lamandau

Selasa, 2 Juli 2019 - 17:29 WIB

Polisi Tetapkan Dua Sopir Bus Yesoe Tersangka

Kapolres Lamandau AKBP Andiyatna saat mengintrogasi sopir bus ketika digelarnya konferensi pers, Selasa (2/7/2019).

Kapolres Lamandau AKBP Andiyatna saat mengintrogasi sopir bus ketika digelarnya konferensi pers, Selasa (2/7/2019).

LAMANDAU, KaltengEkspres.com  – Polisi Resort (Polres) Lamandau menetapkan dua sopir Bus Yessoe berinisial ES (44) dan AS (36), sebagai tersangka dalam peristiwa kecelakaan tunggal bus tersebut di ruas Jalan Trans Kalimantan Desa Penopa Kabupaten Lamandau yang terjadi Senin (1/7/2019) pagi.

Penetapan status tersangka ini disampaikan langsung oleh Kapolres Lamandau AKBP Andiyatna ketika menggelar konferensi pers di Mapolres Lamandau, Selasa (2/7/2019).

“Kedua sopir Bus Yesoe, trayek Pontianak-Sampit itu, ditetapkan jadi tersangka dengan sangkaan yang berbeda. Yakni  ES sopir utama ditetapkan jadi tersangka atas kelalaian dalam berkendara hingga menyebabkan kematian sesui undang-undang lalu lintas pasal 359 KUHP. Sedangkan AS sopir cadangan ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti positif mengonsumsi narkotika jenis sabu,”ungkap Andiyatna kepada awak media, Selasa (2/7/2019).

Baca Juga :  Dua Hari, 5 Budak Sabu Diringkus Polisi

Ia menjelaskan, kedua sopir tersebut merupakan warga Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Penetapan status tersangka terhadap keduanya ini, lanjut dia, setelah sebelumnya penyidik melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan sejumlah saksi penumpang. “Dari hasil pemeriksaan itu lah, kita tetapkan statusnya sebagai tersangka,”ujarnya.

Sebagaimana diketahui, peristiwa kecelakaan tunggal ini terjadi berawal saat bus ini melaju dari arah Pontianak Kalbar hendak menuju Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (1/7/2019) sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca Juga :  Pertemuan Surveilans Tingkatkan Kapasitas Pengawas Puskesmas

Ketika melintasi lokasi kejadian, bus berpenumpang 40 orang lebih ini melaju dengan kecepatan tinggi di tikungan ruas jalan setempat, sehingga mengakibatkan hilang kendali kemudian masuk dalam parit.

Peristiwa naas ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia bernama Fredi (49), Sulaiman dan Bale Sisdi. Sementara puluhan lainnya mengalami luka berat dan ringan. (er/hm)

Disclaimer: Artikel ini di produksi oleh kaltengekspres.com. Semua publikasi berita yang diterbitkan media Kalteng Ekspres.com, merupakan tanggung jawab penanggung jawab redaksi.

Share :

Baca Juga

Lamandau

Miris! Akibat Dilanda Banjir, Acara Perpisahan Anak TK Lamandau Diadakan di tengah Genangan Air

Daerah

Pers Merupakan Lokomotif Kemajuan Bangsa

Daerah

Polisi Amankan Pelaku Pencabulan Anak di Kecamatan Lamandau

Lamandau

Coba Bunuh Diri, ABG Ini Pingsan Usai Melompat ke Sungai Lamandau

Lamandau

Satu PDP Meninggal, Positif Covid-19 di Lamandau Bertambah 2 Orang

Daerah

Pemkab Lamandau Komitmen Turunkan Angka Stunting

Lamandau

Empat Pengedar Sabu Disergap Saat Hendak Bertransaksi

Lamandau

Empat Parpol di Lamandau Belum Serahkan Berkas Perbaikan