Home / Barito

Selasa, 30 Juli 2019 - 23:18 WIB

Perairan Barsel Rawan Dijadikan Praktek Illegal Fishing

Salah seorang pelaku illegal fishing saat diamankan anggota Polres Barsel, beberapa waktu lalu.

Salah seorang pelaku illegal fishing saat diamankan anggota Polres Barsel, beberapa waktu lalu.

BUNTOK, KaltengEkspres.com – Kapolres Barsel AKBP Wahid Kurniawan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Triyo Sugiono SH menyatakan wilayah perairan di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) masih rawan akan terjadinya praktik illegal fishing. Hal tersebut berdasarkan laporan masyarakat, serta Polres Barsel berhasil  menangkap pelaku menyetrum ikan.

“Karena memang kerawanan illegal fishing ini masih  ada di perairan Barsel,” ujar Triyo Sugiono  kepada Kalteng Ekspres.com, selasa (30/7/2019).

Untuk mengantisipasinya, lanjut dia, selain terus menerus berpatroli mencari  pelaku Ilegal Fishing, pihaknya juga telah melakukan sosialiasi kepada masyarakat  agar tidak menangkap ikan dengan cara terlarang, seperti menyetrum, meracun dan lainya.

Baca Juga :  Sukseskan TMMD, Kodim 1012/BNT Gandeng Awak Media

“Kita bekerjasama dengan Dinas Perikanan setempat untuk melakukan pengawasan lebih ketat dan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat ,” katanya.

Triyo menyebut, bahwa pihaknya tidak ada toleransi kepada pelaku Illegal fishing, seperti beberapa waktu lalu berhasil mengamankan Suparto Efendi alias Atut (29) warga Desa Danau Ganting Rt. 02/ Rw. 01, Kecamatan Dusun Selatan yang kedapatan melakukan penangkapan ikan secara ilegal dengan cara menyetrum Minggu (21/7/2019) sekira pukul 23.20 Wib.

“Untuk meminimalisir terjadinya Ilegal Fishing, saya mengajak semua pihak, termasuk masyarakat agar mengawasi dan melapor ke pihak berwajib bila mengetahui ada kegiatan Ilegal Fishing ada didaerahnya,”papar Triyo.

Baca Juga :  Dua Hari Tenggelam, Saeful Tewas di DAS Barito

“Sementara untuk masyarakat yang masih saja melakukan Ilegal Fishing diperairan Barsel ia menegaskan agar segera berhenti, sebab bila terbukti akan mendapatkan hukuman yang cukup berat sesuai  pasal 92 UU RI tahun 2004 tentang perikanan yang telah diubah dengan UU RI Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan dengan ancaman pidana penjara paling lama 8 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar,” tambahnya. (rif)

Share :

Baca Juga

Barito

Tilap Uang Gaji, Kasubag TU Kecamatan Lahei Barat Diringkus Polisi

Barito

Hj Yangsi Hartini Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Desa Babai

Barito

Gara Gara Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Kades di Barsel Dibekuk Polisi

Barito

Babinsa Koramil Ampah Siap Bantuan Satgas TMMD di Dusun Layung Habang

Barito

Kejari Barsel Gandeng PPATK Garap Kasus Multiyears

Barito

Warga Barito Utara Hilang Tenggelam Saat Mencari Ikan 

Barito

Kades Sibung Berterimakasih Desanya Ditunjuk Jadi Pusat TMMD Reg 109

Barito

H Sugianto Sabran Kukuhkan Tim Kampanye di Kapuas