Home / Metro Palangka Raya

Senin, 15 Juli 2019 - 21:16 WIB

Penduduk Miskin Kalteng Masih Capai 4,98 Persen

Kepala BPS Provinsi Kalteng,  Yomin Tofri didampingi Kabid Statis Dr. Ambar Dwi Santoso pada acara siaran pers, Senin (15/7/2019).

Kepala BPS Provinsi Kalteng, Yomin Tofri didampingi Kabid Statis Dr. Ambar Dwi Santoso pada acara siaran pers, Senin (15/7/2019).

PALANGKA RAYA,  KaltengEkspres.com – Pada bulan Maret 2019, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan) di Kalimantan Tengah mencapai 134.594 orang (4,98 persen), berkurang sebesar 1.852 orang dibandingkan dengan kondisi September 2018 yang sebesar 136.446 orang ( 5,10 persen).

“Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2018 sebesar 4,56 persen turun menjadi 4,47 persen pada Maret 2019. Sementara persentase penduduk  miskin di daerah perdesaan pada September 2018 sebesar 5,45 persen turun menjadi 5,33 persen pada Maret 2019,”ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng,  Yomin Tofri didampingi Kabid Statis Dr. Ambar Dwi Santoso pada acara siaran pers, Senin (15/7/2019).

Baca Juga :  Menjawab Tantangan Era 4.0 UPR Harus Terus Berbenah

Dijelaskannya,  selama periode September 2018 – Maret 2019, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan naik sebanyak 431 orang (dari 48.127 orang pada September 2018 menjadi 48.558 orang pada Maret 2019), sementara di daerah perdesaan berkurang sebanyak 2.283 orang (dari 88.319 orang pada September 2018 menjadi 86.036 orang pada Maret 2019).

Sementara, peranan komoditi makanan terhadap Garis Kemiskinan sebesar 79,05 persen jauh lebih besar dari peranan komoditi bukan makanan. Tiga jenis komoditi makanan yang berpengaruh paling besar terhadap nilai Garis Kemiskinan adalah beras, rokok kretek filter, daging ayam ras (di perkotaan) dan beras, rokok kretek filter, telur ayam ras (di perdesaan).

“Sedangkan lima komoditi bukan makanan yang paling dominan adalah biaya perumahan, listrik, bensin, pendidikan dan perlengkapan mandi”, terangnya.

Baca Juga :  Pasien PDP Asal Kapuas Meninggal Dunia

Menurutnya, perkembangan tingkat kemiskinan 2008 – 2019 Secara umum, pada periode 2008 – 2019 tingkat kemiskinan di Kalimantan Tengah mengalami penurunan baik dari sisi jumlah maupun persentasenya.

Selama lebih satu dasarwarsa ini, jumlah penduduk miskin Kalimantan Tengah telah dapat ditekan cukup signifikan dari 199.991 orang (tahun 2008), menjadi 134.594 orang (Maret 2019). Secara persentase, penurunan yang terjadi bahkan hampir separuhnya, dari 8,71 persen (tahun 2008) menjadi 4,98 persen (Maret 2019). (ed)

Disclaimer: Artikel ini di produksi oleh kaltengekspres.com. Semua publikasi berita yang diterbitkan media Kalteng Ekspres.com, merupakan tanggung jawab penanggung jawab redaksi.

Share :

Baca Juga

DPRD Kota

Pengawasan Penerapan Prokes Harus Diperketat

Metro Palangka Raya

Menjawab Tantangan Era 4.0 UPR Harus Terus Berbenah

Metro Palangka Raya

Duh..Pasok 151 Gram Sabu, IRT di Pangkalan Bun Ditangkap BNNP Kalteng

Metro Palangka Raya

Pecah Ban, Truk Bermuatan 9 Ton Pupuk Seruduk Warung

DPRD Kota

Dewan Minta Kualitas Produk UMKM Ditingkatkan

Metro Palangka Raya

Perempuan Cantik Kota Palangka Raya Ini Geluti Usaha Tukang Antar Jemput Galon

Metro Palangka Raya

Cinta Ditolak PSK, Pria Botak Mengamuk Rusaki Rumah Warga

Metro Palangka Raya

Disergap Polisi, Bandar Sabu Sempat Buang Barbuk ke WC