Pemprov Kalteng Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis (4/7/2019).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kalteng sudah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kabut Asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, semua posko harus diaktifkan dan semua pendanaan sudah bisa digunakan.

“Pemprov Kalteng sudah berkoordinasi dengan BPBD dan BPBK Provinsi Kalteng untuk menggerakan semua elemen dan melakukan sosialisasi guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, serta mendirikan pos-pos penanganan kebakaran hutan dan lahan di setiap titik rawan kebakaran,”  tegas Sekda Provinsi Kalteng,  Fahrizal Fitri kepada awak media,  Kamis (4/7/2019).

Ia menjelaskan, bahwa Pemprov Kalteng juga sudah mengirim surat ke pusat untuk penyediaan helikopter water boom pemadam kebakaran, sebanyak 6 unit. Saat ini masih dalam proses pengajuan ke pusat.

Terkait ada isu masyarakat yang terkena ispa di Palangka Raya seperti diberitakan salah satu media elekronik, setelah di cek kebenarannya oleh bagian Setda ternyata warga yang terkena ispa tersebut, bukan disebabkan kabut asap melainkan karena penyakit lain, yakni diakibat kondisi perubahan cuaca sekarang yang kurang baik.

Meningat saat ini belum ada muncul indek angka pencemaran udara atau kualitas udara buruk, tidak ada itu.  “Jadi adanya isu Ispa tersebut bukan semata karena kabut asap,  bisa terjadi karena bermacam faktor,” terang Sekda.

Karena itu lanjut dia, Pemprov Kalteng mengimbau kepada masyarakat luas agar tidak melakukan pembakaran lahan dengan cara apapun,  karena ini akan sangat membahayakan bisa menimbulkan kabut asap dan ada sanksi hukumnya jika ada yang memebakar lahan, karena sekarang sudah masuk musim kemarau. (ed/adv)