Pelayanan Publik Masih Banyak Dikeluhkan

Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Diu Husaini.

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Diu Husaini meminta pemerintah kota  untuk mewujudkan kualitas pelayanan publik yang dirasakan oleh masyarakat. Pasalya, sebelumnya dewan sudah merekomendasikan hal tersebut sebagai bentuk evaluasi  bagi pemerintah terhadap tahun anggaran 2019 yang telah berjalan selama setengah tahun ini.

“Karena hingga saat ini masih terdengar keluhan dari masyarakat mengenai kualitas pelayanan publik yang diberikan pemerintah kota. Termasuk pelayanan dibidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya,”ungkap Diu Husaini kepada Kalteng Ekspres.com Jumat (12/7/2019).

Salah satu contoh, lanjut dia, keluhan dibidang infrastruktur. Ini tidak lepas dari keberadaan jalan umum dan jalan wilayah permukiman yang dalam kondisi rusak serta butuh perbaikan dan peningkatan. Warga kerap menyatakan, sering sudah memberikan usulan perbaikan. Terutama  ketika saat musrenbang pemerintah kota ataupun melalui reses anggota DPRD.

Selain persoalan akses jalan, keluhan masalah saluran drainase dan serapan air hujan yang tidak memadai, sehingga mengakibatkan banjir jika musim hujan di awal maupun akhir tahun.

Sementara itu dibidang kesehatan dan pendidikan, politikus Partai Hanura ini mengungkapkan,  mayoritas keluhan masyarakat adalah pada belum meratanya layanan yang bisa dirasakan langsung masyarakat. Khususnya  mereka yang berada diwilayah terluar Kota Palangka Raya.

“Melihat kondisi ini pemerintah kota harus  bisa mengaktifkan kembali layanan pendidikan seperti perpustakaan keliling untuk anak-anak di wilayah yang aksesnya masih sulit dicapai,”ujarnya.

Sedangkan dibidang kesehatan, perlu adanya kemudahan masyarakat untuk mendaftarkan BPJS Kesehatan. Caranya, pemerintah kota bisa lebih maksimal  bekerja sama dengan pihak BPJS untuk membuka loket di puskesmas guna memudahkan pelayanan ke warga.

“Kita berharap jika pada tahun ini pemerintah bisa melakukan evaluasi dalam hal mewujudkan secara nyata pelayanan yang lebih terasa bagi masyarakat,” tutupnya. (ed)