Laka Tunggal, Dua Pengendara Motor Tewas Terkapar

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Naas nasib dialami Syahrin, warga RT 03 Desa Pantai Harapan Kecamatan Cempaga Hulu dan Junaidi warga Luwuk Bunter Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotim. Kedua pemuda ini tewas terkapar seusai mengalami kecelakaan tunggal menabrak pohon asam saat mengendarai sepeda motor Suzuki Satria F Nopol KH 2062 FU berboncengan, di sekitar ruas Jalan Tjilik Riwut KM 40 Desa Jemaras Kecamatan Cempaga, Senin (1/7/2019) malam.

Informasi yang dihimpun dilapangan menyebutkan, kejadian laka tunggal ini berawal saat kedua korban mengendarai sepeda motor berboncengan melaju dari arah Sampit hendak menuju ke Desa Pantai Harapan.

Ketika melintasi lokasi kejadian, diduga korban yang mengendarai sepeda motor dalam kondisi mabuk ini melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga sepeda motor tersebut oleng dan menabrak batang pohon asam yang berada di tepi jalan.

Akibat kejadian ini, korban Syahrin langsung tewas di lokasi kejadian karena mengalami luka berat dibagian kepala, sementara Junaidi tewas saat dalam perjalanan.

Ari, salah seorang warga setempat ketika dimintai keterangan mengakui, adanya peristiwa laka tunggal tersebut.

Menurut dia, seusai kejadian kedua korban langsung ditolong warga, namun satu diantaranya telah meninggal dunia. Sementara yang mengalami luka dibawa ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan.

“Saat kejadian kita kurang tahu persis, karena kita melihat kedua korban sudah terkapar dengan satu diantaranya mengalami luka serius di kepala,”ungkapnya.

Terpisah Kapolsek Cempaga Iptu Syaifulah ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, kedua korban laka tunggal tersebut telah meninggal dunia. Yakni Syahrin meninggal di lokasi kejadian, sementara Junaidi meninggal di rumah sakit.

“Kejadian ini sudah kita tangani dengan melakukan olah TKP. Untuk penyebab kecelakaan masih kita selidiki,”ungkapnya Selasa (2/7/2019). (ar/hm)