Inflasi Kalteng Rendah se-Kalimantan

Sekretaris TPID Provinsi Kalteng, Setian saat memaparkan inflasi Kalteng, kepada awak media, Selasa (2/7/2019).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Pada Juni 2019 Kalimantan Tengah mengalami inflasi sebesar 0,14 persen, lebih rendah dibanding inflasi bulan Mei 2019 sebesar 0,27 persen (mtm). Capaian ini berada dibawah rerata historis 3 tahun kebelakang pada priode yang sama yaitu inflasi 1,04% (mtm).

“Capaian inflasi Kalteng juga lebih rendah dibandingkan dengan nasional yang mengalami inflasi sebesar 055% (mtm). Inflasi Juni 2019 didorong oleh kelompok inti (core) dan harga bergejolak (volatile food),” ungkap Sekretaris TPID Provinsi Kalteng, Setian didamping Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi Kalteng, Lubis Rada Inin pada acara Rilis TPID di ruang rapat Asisten Setda Provinsi Kalteng, Selasa (2/7/2019).

Menurutnya, untuk inflasi tahunan Provinsi Kalteng pada Juni 2019 tercatat 2,89% (yoy), lebih rendah dibandingkan capaian inflasi tahunan Mei 2019 sebesar 4,17% (yoy) dan Juni 2018 sebesar 3,08% (yoy). Capaian ini juga lebih rendah dibandingkan dengan Nasional pada Juni 2019 sebesar 3,28% (yoy). Demikian juga untuk tingkat se-Kalimantan.

Setian mengharapkan, pada bulan Juli inflasi dapat turun dibandingkan Juni, mengingat sepanjang Juli ini tidak ada event-event yang membuat tekanan inflasi. Selain itu harga emas akan naik namun tidak memberikanan tekanan yang cukup besar.

Sehingga inflasi di bulan Juli 2019 ini diprediksi berkisar 0,5 – 0,9 persen. Potensi harga pangan tanaman holtikiltura juga menjadi perhatian TPID karena memasuki musim krmarau, termsuk tanaman cabe cukup flutuatif, harga daging ayam juga relatif stabil, namun perlu menjadi perhatian kedepannya agar inflasi bulan Juli mendatang tidak tinggi. (ed/adv)