Home / Kobar

Senin, 15 Juli 2019 - 11:49 WIB

Fatur Tewas Terseret Tali

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Pangkalan Banteng akhirnya merampungkan hasil penyelidikan terkait tewasnya karyawan operator PT GSDI Group PT Astra Agro Lestari bernama Fatur Rahman (34), yang tercebur ke dalam kolam limbah Jumat (12/7/2019) lalu.

Dari hasil penyelidikan, korban ternyata tewas disebabkan terseret tali pengambil limbah yang dibagian ujungnya terbuat dari besi berbobot sangat berat. Naasnya saat korban melempar alat tersebut ke kolam, tali bagian atas diikat kebadannya sehingga membuat ia tertarik dan jatuh terpeleset ke dalam kolam.

Baca Juga :  Bupati Harapkan Warga Kobar Bersatu

“Hasil penyelidikan kita, peristiwa naas tersebut murni laka kerja. Pasalnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Melainkan ia tewas karena terseret tali pengambil limbah yang ujungnya diikat beban berat. Ketika dijatuhkan ke dalam kolam oleh korban, membuat ia tertarik dan jatuh ke kolam,” ungkap Kapolsek Pangkalan Banteng Ipda Waris Waluyo Senin (15/7/2019).

Baca Juga :  Operasi Yustisi  Jaring 9 Pelanggar Prokes 

Ia menjelaskan, bahwa korban ini sudah 14 tahun bekerja di perusahaan setempat. Selama ini korban tidak memiliki musuh, sehingga kejadian tersebut murni laka kerja dan tak ada unsur kriminal.

“Dari hasil olah TKP ditemukan alat pengambil sampel limbah tersebut. Yang bagian ujungnya terbuat dari besi berat,”ujarnya. (yus/hm)

Share :

Baca Juga

Kobar

Diterpa Angin Kencang, Pohon Berusia 200 Tahun Tumbang di Kecamatan Kolam

Kobar

7 Rumah Warga Keraya Dihantam Ombak

Kobar

Dewan Dukung Pembangunan Pangkalan Lanal Kumai

Kobar

Sulit Dapatkan BBM, Dua Bulan Nelayan Kubu Tak Bisa Melaut

Kobar

Sopir CPO Ditemukan Tewas Tergeletak Dekat Halte

Kobar

Diguyur Hujan, Dua Kelurahan dan Satu Desa di Kumai Direndam Banjir

Kobar

Minim Alat Bukti, Polisi Kesulitan Pidana Oknum Ustadz

Kobar

Polisi Buru Perampok Toko Emas Berpistol 
error: Content is protected !!