Fatur Tewas Terseret Tali

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Pangkalan Banteng akhirnya merampungkan hasil penyelidikan terkait tewasnya karyawan operator PT GSDI Group PT Astra Agro Lestari bernama Fatur Rahman (34), yang tercebur ke dalam kolam limbah Jumat (12/7/2019) lalu.

Dari hasil penyelidikan, korban ternyata tewas disebabkan terseret tali pengambil limbah yang dibagian ujungnya terbuat dari besi berbobot sangat berat. Naasnya saat korban melempar alat tersebut ke kolam, tali bagian atas diikat kebadannya sehingga membuat ia tertarik dan jatuh terpeleset ke dalam kolam.

“Hasil penyelidikan kita, peristiwa naas tersebut murni laka kerja. Pasalnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Melainkan ia tewas karena terseret tali pengambil limbah yang ujungnya diikat beban berat. Ketika dijatuhkan ke dalam kolam oleh korban, membuat ia tertarik dan jatuh ke kolam,” ungkap Kapolsek Pangkalan Banteng Ipda Waris Waluyo Senin (15/7/2019).

Ia menjelaskan, bahwa korban ini sudah 14 tahun bekerja di perusahaan setempat. Selama ini korban tidak memiliki musuh, sehingga kejadian tersebut murni laka kerja dan tak ada unsur kriminal.

“Dari hasil olah TKP ditemukan alat pengambil sampel limbah tersebut. Yang bagian ujungnya terbuat dari besi berat,”ujarnya. (yus/hm)