Dua Perampok Bobol Kantor PA, Petugas Jaga Turut Disekap

Petugas Kantor PA Pangkalan Bun saat memperlihatkan gambar korban yang terluka dipelipisnya di ponsel seusai disekap kedua pelaku, Rabu (17/7/2019).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com  – Kantor Pengadilan Agama (PA) Pangkalan Bun Jalan Pasir Panjang Km 5,5, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dibobol dua kawanan perampok, Rabu (17/7/2019) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Kedua pelaku berhasil masuk ke dalam kantor melalui jendela ruang perpustakaan dengan cara mencongkel menggunakan linggis. Bahkan, petugas  jaga malam kantor setempat bernama Kardianto (30) dipukul dan disekap kedua pelaku.

Humas Kantor PA Pangkalan Bun Ahmad Zuhri mengatakan, kejadian perampokan ini pertama kali diketahui petugas jaga malam Kardianto. Saat itu ia tidur di ruang Pos Bakum, Laktasi Tempat Bermain Anak. Ketika terbangun dari tidur, mendengar suara orang mencongkel jendela.

“Saat korban membuka pintu, kedua pelaku ternyata sudah berdiri di depan pintu dan langsung meninju muka korban, sehingga membuat korban terjatuh, dan kemudian disekap kedua pelaku dengan  tangan dan kaki diikat menggunakan kain. Selain itu mata korban ditutup kain dan mulut dilakban,”ungkapnya kepada awak media, Rabu (17/6/2019).

Usai beraksi menyekap korban, kedua pelaku kemudian masuk ke dalam kantor dengan mengambil barang elektronik seperti laptop, mikrotik, server CCTV dan uang kantor sebesar Rp 10 juta. Bahkan uang Kardianto senilai Rp 1 juta dan telpon seluler (ponsel) turut dibawa kabur kedua pelaku.

“Akibat aksi perampokan ini, korban Kardianto mengalami luka pada bagian pelipis kanan, karena di tinju pelaku,”ujarnya.

Menurutnya, kejadian tersebut baru diketahui pihaknya saat salat subuh sekitar pukul 03.30 WIB. Berawal saat ia mendengar suara teriakan, karena rumahnya berada di belakang Kantor PA tersebut. Ketika mendatangi, kantor dirinya kaget melihat korban disekap.

“Kejadian ini sudah kami laporkan ke Mapolres Kobar. Kita berharap semoga pelaku bisa ditangkap secepatnya,” tandasnya. (yus)