Dua Minggu, 11 Budak Sabu Diringkus Polisi Pelakunya Empat Mahasiswa, Sisanya Sopir dan Teknisi Wifi

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar didampingi Kasatnarkoba AKP Yonals saat memperlihatkan barbuk sabu, dan tersangka ketika digelar konferensi pers, Kamis (4/7/2019).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Giat pemberantasan peredaran narkoba terus dilakukan jajaran Polres Palangka Raya. Ini dibuktikan dengan meringkus 11 pengedar maupun pengguna narkoba selama dua pekan.

Dari 11 orang tersangka itu 4 diantaranya masih berstatus mahasiswa. Sementara sisanya petugas teknisi jaringan wifi,sopir dan koki Kafe Tambi. Para pelaku diamankan petugas di enam lokasi berbeda, yakni di ruas Jalan Diponegoro, Batu Hurun, Letjend Suprapto, Tjilik Riwut Km 9 dan Jalan Pilau.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar didampingi Kasatresnarkoba AKP Yonals mengatakan, dari 11 tersangka diamankan mengamankan barang bukti sabu seberat 1,47 gram, 2 buah pipet, 2 buah bong, 1 korek mancis, 1 buah sendok sabu, 1 buah kompor sabu, 3 unit sepeda motor dan peci.

“Jadi kita amankan 11 orang, empat mahasiswa lainnya sopir bahkan koki Kafe Tambi.Kasus ini terus kita lakukan penyelidikan,” ungkap Timbul RK Siregar saat menggelar konferensi pers,Kamis (4/7).

Timbul  menjelaskan, para pelaku sudah ditetapkan tersangka dan kenakan pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara serta denda paling banyak Rp. 4 miliar.

“Pengakuan pelaku diketahui narkoba diperolehnya dari daerah Ponton Kota Palangka Raya, karena itu kasusnya kami kembangka, lantaran mereka juga mengaku membeli sabu dengan patungan,”ujarnya.

Timbul menambahkan jajaranya terus memberangus narkoba dan berharap masyarakat memberikan informasi jika mengetahui adanya transaksi illegal tersebut.

”Pokoknya jangan ragu untuk memberikan informasi untuk kita selidiki lebih dalam dan kepolisian terus memberangus peredaran gelap narkoba.”tandasnya. (ds)