Wakil Gubernur Tutup FBIM Kalteng

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang diselenggarakan sejak 17 – 22 Juni 2019, di Kota Palangka Raya resmi ditutup.

Even tahunan dalam rangka memperingati HUT ke 62 Kalteng ini, ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng, Habib Said Ismail, di Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu (22/6/2019) malam.

Bagi Kabupaten Barito Utara (Barut), perjuangan di perhelatan FBIM 2019 tak disia-sia. Hasilnya pun memuaskan, kabupaten dengan jargon “Iya Mulik Bengkang Turan” ini, mampu mempertahankan predikat Juara Umum. Sejumlah perlombaan yang sarat dengan nilai seni budaya, serta kearifan lokal berhasil dimenangkan kabupaten ini mengungguli 13 kabupaten/kota se -Kalimantan Tengah.

“Predikat Juara I sekaligus Juara Umum FBIM 2019 kali ini diraih Kabupaten Barito Utara, disusul Juara II Kota Palangka Raya dan Juara III diraih Kabupaten Murung Raya, “ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, Guntur Talajan dalam laporannya.

Wagub mengatakan, dirinya mengapresiasi atas kesuksesan jalannya kegiatan hingga berakhirnya. Ia berharap, event tahun ini bisa membangkitkan semangat menghidupkan budaya daerah sehingga terus dipelihara dan dijaga.

“Kepada Kabupaten Barito Utara yang meraih juara umum. Saya mengucapkan selamat,”ucapnya.

Sementara  itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Guntur Talajan mengungkapkan, perhelatan FBIM yang berlangsung selama sepekan di Kota Cantik Palangka Raya berjalan lancar dan sukses.

“Ada trend positif terhadap kunjungan wisatawan, baik wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman),” ujarnya.

Suksesnya pelaksanaan FBIM 2019 lanjut Guntur, juga tidak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Kalteng dan juga pemerintah kabupaten/kota se Kalteng. Termasuk pula dukungan dari para pelaku usaha, pelaku seni dan budaya di Bumi Tambun Bungai.

Baca Juga :  Gubernur Kunjungi Balita Penderita Tumor Asal Barsel

“Terimakasih juga kepada pihak kepolsian dan TNI yang berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban. Selama. Berlangsungnya even ini,” tuturnya.

Tak lupa Guntur mengatakan, sepanjang pelaksanaan FBIM di Kalteng, maka tidak lepas atas dukungan serta masukan dari para tokoh adat dan tokoh masyarakat termasuk Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng.

“Ke depan pelaksanaan event ini akan terus kita tingkatkan demi kemajuan seni, budaya, kearifan lokal serta pariwisata menuju Kalteng Berkah,” tandasnya. (ed/adv)