Realisasi PAD Provinsi Kalteng Semester 1 Capai 50 Persen Lebih

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Di semester I atau triwulan ke II tahun 2019 ini, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalteng sudah melampui 50 persen lebih dari target PAD 2019 sebesar 1,5 Triliun. Demikian diungkapkan, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalteng,  Kaspinor kepada awak media,  seusai mengikuti rapat paripurna di DPRD Provinsi Kalteng Senin (24/6/2019).

Kaspinor menjelaskan, bahwa sampai dengan tanggal 20 Juni 2019 ini,  untuk pajak kendaraan bermotor (PKB) realisasi pendapatan mencapai Rp157.190.612.950 atau 50,71 persen. Sedangkan untuk biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) realisasinya sebesar Rp159.880.099.475 atau 52,90 persen, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) realisasinya Rp276.295.039.315 atau 51,02 persen.  Kemudian, Pajak Air Permukaan (PAP) realisasi mencapai Rp699.671.504 atau 69,97 persen.

Sehingga PAD Provinsi Kalteng rata-rata sudah mencapai 50 persen lebih, ini merupakan prestasi Pemprov Kalteng yang belum pernah terjadi di tahun sebelumnya.

“Dibadingkan dengan tahun 2016 lalu target PAD hanya berkisar Rp 800 miliar, tahun 2018 dan tahun 2019 target naik menjadi 1,5 Triliun, mudahan target tahun ini tercapai bahkan diharapkan melampui taget,” ujar Kaspinor.

Menurutnya, realisasi PAD rata-rata 50 persen lebih ini merupakan hasil kerja keras tim dari dinas/badan dilingkup Pemprov Kalteng serta kerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk saling bersinergi dalam hal mensosialisasi kebijakan pemerintah provinsi berkaitan dengan peningkatan kesadaran bayar pajak.

Karena Pemprov Kalteng juga berkunjung ke perusahaan-perusahaan yang dianggap perlu disosialisasi  berkenaan dengan pajak dan alat berat, termasuk pajak air permukaan.

“Lantaran selama ini belum maksimal tersentuh, makanya kita berhubungan langsung dengan perusahaan itu agar mereka memenuhi kewajiban bayar pajak mereka,” tandas Kaspinor. (ed/adv)