Pemkab Kobar Imbau Warga Korban Banjir Segera Mengungsi

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) mengimbau warga dua kelurahan dan satu desa di Kecamatan Kumai yang menjadi korban banjir agar mengungsi dari kediamannya sementara.

Pasalnya, ketinggian air dipridiksi terus terjadi, seiring masih berpotensinya cuaca hujan mengguyuri Kabupaten Kobar. Imbauan ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kotawaringin Barat Ahmadi Riansyah kepada awak media Kamis (13/6/2019).

“Bagi warga yang terkena dampak banjir untuk bisa mengungsi sementara, karena Pemkab Kobar telah menurunkan tim untuk melakukan pemetaan dan menelaah masalah munculnya banjir tersebut,” kata Ahmadi.

Menurut Ahmadi, pihaknya bersama dinas terkait sudah turun kelapangan didampingi tokoh masyarakat , untuk meninjau langsung dan mencari solusi agar banjir itu tidak terjadi lagi di tahun depan.

“Banjir yang merendam rumah warga di dua kelurahan dan satu desa ini begitu tiba-tiba. Ini kemungkinan karena luapan air sungai. Dari pendataan ada sekitar 37 rumah yang terdampak. Karena itu saat ini kita telah mengintruksikan dinas terkait untuk melakukan pemetaan terkait penyebab banjir tersebut, sehingga ke depan bisa kita ambil langkah jangka panjang dan jangka pendek agar kedepannya tidak terjadi banjir kembali,” papar Ahmadi.

Sementara untuk upaya penanggulangan dalam waktu dekat ini lanjut dia, akan dilakukan pembersihan beberapa saluran yang dinilai berpotensi besar tertahannya air akibat meluapnya aliran sungai Kumai.

” Berdasarkan prediksi BMKG curah hujan akan berlangsung hingga tanggal 17 Juni 2019 ini, untuk itu kami imbau warga yang terdampak banjir agar mengungsi ke rumah kerabat atau sauadaranya yang tidak terkena banjir sementara, “ tandasnya. (yus)